Bau mulut

Juni 15, 2007

Biasanya bau mulut itu disebabkan karna :
1. Banyak karang gigi di mulut, biasa karna penumpukan plak ato sisa makanan, karna tidak atau sulit di bersihkan, jadi plak itu berubah menjadi keras dan menjadi karang gigi
2. Dalam mulut kamu ada infeksi, seperti adanya gigi yg berlubang, ato gusi kamu mudah berdarah, ato pun sisa2 gigi yg sudah mati tapi belum kamu cabut
3. Karna penyakit sistemik, seperti xerostomia (mulut kering) karna penyakit diabetes melitus ato penyakit yg menyebabkan mulut jadi kering lainnya. mulut kering ini biasa menyebabkan bau mulut.
4. karna makanan yg kamu makan, kalo kamu makan makanan seperti jengkol, bawang ato makanan lain.

Solusi :
1. bersihin karang gigi, karna karnag gigi itu sumber penyakit (terdiri atas kuman2) jadi datang aja ke dokter gigi buat di bersihin (scalling) dan periksa gigi tiap 6 bulan sekali.
2. kalo bisa sumber infeksi (seperti sisa akar gigi) di cabut, karna kalo di biarkan di dalam mulut dapat nyebabsn terjadinya nanah (abses) dan itu juga bisa nyebabsn kamu sakit dan bau mulut aswell.
3. bener, bisa di pake listerin untuk membantu, tapi jgn terlalu sering karna di dalam mulut ada flora normal (bakteri dan jamur). kalo kamu keseringan pake obat kumur, maka bakteri yg ada di flora normal itu akan mati dan timbul jamur (ga mau kan mulutnya jamuran?)
usahakan pakai listerin 2x dalam seminggu saja..itu uda dapat ngebantu kok
4. kalo memank kamu ada riwayat keluarga yg DM, coba cek ke dokter gula darah kamu, biar bisa di pastiin kamu normal ato tidak. kalo tidak kamu musti makanan yg akan kamu makan.
5. hindari faktor penyebab bau mulut, seperti kalo kamu suka jengkol, tapi kamu merasa kamu masih bau mulut, jgn makan dulu..diet happy.gif

Tips :

• Penting sekali untuk menjaga mulut bersih. Sikatlah gigi minimal dua kali sehari. Banyak Ahli menyarankan juga membersihkan lidah karena bakteri juga bisa tinggal di sana menggunakan alat khusus.

• Gunakan obat kumur untuk mengurangi bakteri, namun jangan pilih obat kumur dengan pembawa alkohol. Anda boleh berbahagia, karena menurut para ahli, obat kumur bisa menahan bau mulut sampai delapan jam. Namun, tentu jika kebersihan mulut tak dijaga, bau mulut akan muncul lagi.

• Jika Anda menggunakan kawat gigi yang dilepas, pastikan kawat gigi selalu bersih baik saat menyimpan maupun saat menggunakannya kembali.

• Jika ada jarak antara gigi, atau ada infeksi gusi, gunakan sikat gigi interdental yang digunakan pada segitiga antara gigi dan gusi.

• Jika perlu, hindari dulu makanan yang dapat memicu bau mulut seperti ikan, daging, produk susu, makanan pedas, bawang merah, bawang putih, kopi dan makanan manis.

• Minum banyak air!

• Jangan lupa sarapan dan makan secara teratur supaya produksi air ludah lancar. Jika perlu, kunyah permen karet tanpa gula untuk meningkatkan saliva.

• Permen mint memang bisa membantu bau mulut lebih baik, tapi hanya sementara. Ahli mengatakan, permen dengan kandungan minyak sinamon akan membantu menghilangkan bakteri mulut yang merugikan.

• Atasi stress!

• Hindari rokok dan minuman beralkohol.


Tips-tips untuk BAU KAKI :

Juni 15, 2007

Bersihkan kaki & sela-sela jari dgn sabun pada saat mandi lalu keringkan secara menyeluruh
Gunakan spray kaki/deodoran/lotion kaki/bedak anti jamur
Bersihkan setiap kulit kaki yang mati dari telapak kaki, gunting kuku.Basuh kaki dengan air hangat&keringkan secara menyeluruh

Pakai sepatu yang terbuat dari bahan kulit&agak longgar
Hindari memakai sepatu yg sama dua hari berturut-turut
Jemur alas kaki secara berkala di bawah sinar matahari

Pakai kaos kaki dgn bahan yg memiliki 60-70% kandungan benang bulu dpt membantu kaki tetap kering
Ganti kaos kaki sekali/dua kali sehari.
Pakai kaos kaki yg bersih


Tips-tips untuk Bau Badan :

Juni 15, 2007

Kurangi makanan pedas & berbau rempah yg tajam
biasakan mengkonsumsi makanan yang memenuhi 4 sehat 5 sempurna
mandilah 2 kali dalam sehari.
kenakan busana yang tidak terlalu ketat & menyerap keringat agar sirkulasi udara mengalir lebih baik. sesudah berolah raga, biasakan untuk mandi. Sebelumnya minumlah air mineral secukupnya dan sesudahnya lakukan pendinginan.
cukurlah bulu ketiak secara teratur. Untuk mencegah berkembangbiaknya bakteri, faktor lain pemicu bau badan adalah kegemukan.
pada orang gemuk, keringat cenderung terperangkap di antara lipatan-lipatan kulit.
gunakan deodoran / anti perspirant setelah mandi pada lipatan-lipatan tubuh
Kondisi jiwa seseorang, seperti stres atau emosi, juga mempengaruhi kelenjar apocrine bekerja lebih efektif dan produktif, sehingga memperparah bau badan.

bisa juga mencoba beberapa ramuan tradisional di bawah ini:
Ramuan Pertama:
1 buah jeruk limau yang agak besar
3 sendok makan kapur sirih
1 sendok teh bubuk merica
1 sendok teh bubuk kapur barus
Campurkan semua bahan tersebut lalu oleskan pada ketiak. Ramuan ini berfungsi mengusir bau badan sekaligus sebagai antikeringat.
Ramuan Kedua:
Ambil 4-6 lembar daun sirih (Piper beetle L.). Rebus dengan dua gelas air. Air rebusannya diminum setiap pagi. Boleh ditambahkan sedikit gula.
Ramuan Ketiga:
Air perasan segenggam daun sirih dicampur dengan sari jeruk limau. Gunakan sebagai deodoran. Caranya, gosokkan ke bagian ketiak seusai mandi dan sebelum tidur.
Ramuan Keempat:
Beberapa lembar daun jeruk purut diiris kecil-kecil, lalu dibubuhi kecap atau dicampur sambal, disantap sebagai lalapan. Kandungan minyak asiri (limonena) dalam daun jeruk purut (Citrus hystrix) akan memperbaiki metabolisme lemak, sehingga tidak perjadi peroksida lemak yang menurunkan senyawa-senyawa yang menimbulkan bau tak sedap.
Ramuan Kelima:
Ambil dua jari kunyit, kupas, lalu cuci bersih. Parut kunyit, lalu saring. Campur dengan 2/3 gelas air panas yang sudah dibubuhi gula aren sebesar ibu jari tangan. Aduk sampai rata. Biarkan sebentar, hingga kunyit mengendap di dasar gelas. Minum setiap menjelang tidur malam.


Keringat Saya Banyak, Dok…. Gimana Ya ?

Juni 15, 2007
Saya punya masalah dengan kelenjar keringat saya. Keringat saya selalu banyak keluar khususnya di ketiak, sehingga sangat mengganggu penampilan sebab di baju saya tsb langsung basah (si ketiak). Yang ingin saya tanyakan apa penyebabnya dan bagaimana mengatasainya supaya kelenjar keringat tsb tdk berlebihan (normal). terimakasih
fredi, 14 tahun
Jawaban :
Dear ananda Fredi, Sebelumnya saya mewakili managemen mediasehat.com beserta tim konsultasi kesehatan meminta maaf atas keterlambatan jawaban pertanyaan ananda dikarenakan suatu hal yang tak terelakan. Keringat itu keluar dari kelenjar keringat yang terdapat di lapisan kulit, terletak di dekat kelenjar lemak. Keringat dikontrol oleh sistem saraf otonom, yang artinya itu adalah itu terjadi diluar kontrol kesadaran kita. Hal ini dapat menjelaskan kenapa keringat juga keluar di saat seseorang gugup atau ketakutan. Ini juga menjelaskan keadaan orang yang ‘hiperhidrosis’, berkeringat banyak. Perlu juga diketahui keringat keluar itu sebenarnya berfungsi sebagai salah satu sistem pembuangan zat metabolit dan sisa metabolisme, terutama yang bersifat larut air. Selain itu keluar keringat ini juga berfungsi sebagai ‘pendingin’ di kala seseorang merasa kepanasan, untuk keseimbangan suhu tubuh. Pada beberapa individu, seperti yang sistem metabolisme atau yang sistem keseimbangan dalam tubuhnya tidak baik, keluar keringat ini sebenarnya amat membantu. Keluarnya keringat bisa memperbaiki keadaan. Pada orang-orang yang gemuk ataupun yang jarang olah raga juga bisa gampang berkeringat, itu karena ambang kerja organ begitu rendah dan sistem metabolisme yang tidak bagus sehingga dengan sedikit kerja / bergerak saja sudah bisa mengeluarkan keringat. Ini bisa jadi juga telah ada masalah dengan kerja jantung. Makanya pada beberapa orang yang punya masalah jantung, tangannya pasti berkeringat. Untuk keadaan di sini yang harus dilakukan adalah diet dan olah raga. Sekarang, yang manakah yang menyebabkan keadaan ananda yang selalu berkeringat ini ? keadaan panas kah ? stres ? atau ananda ini memang orang ang ‘hiperhidrolis’? atau ananda orang yang gemuk ? Seperti yang telah kami utarakan di atas, bahwa produksi keringat ini diatur oleh kerja sistem saraf otonom. Makanya di sini kami perlu sarankan untuk menghindari stres. Stres ini mempengaruhi sistem saraf, termasuk otonom. Minum banyak air putih akan sangat membantu untuk mengganti kehilangan air yang keluar dari kelenjar keringat itu. Kalau tidak diimbangi dengan ini, yang ada tubuh malah bisa mengalami dehidrasi. Walaupun keringat ini keluar diatur oleh sistem saraf otonom, dan dipengaruhi oleh keadaan-keadaan seperti yang telah kami ungkapkan sebelumnya, ada suatu cara yang bisa dikatakan jitu untuk mengendalikan keluarnya keringat. Cara ini telah dikembangkan oleh para ahli akupuntur, dengan cara menekan / mematikan sistem saraf yang berkaitan dengan proses keluarnya keringat. Mungkin ananda tertarik dengan cara ini ? Kalau begitu, ananda bisa langsung berkonsultasi dengan ahli akupuntur di klinik akupuntur terdekat. Tapi tentunya cara ini bisa dilakukan kalau memang tidak ada faktor lain, seperti penyakit, yang menyebabkan banyaknya keringat yang keluar. Lakukan pola hidup sehat, minimal ini dapat memperbaiki keseimbangan dan sirkulasi cairan tubuh serta sistem metabolisme. Olah raga yang teratur membantu kelancaran sirkulasi darah dan kerja otot jantung. Olah raga dapat juga membantu kelancaran pengeluaran zat-zat racun, baik melalui keringat dan melalui sistem pembuangan akhir (urin dan feses). Jadi tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

Obat I

Juni 15, 2007

MAJA
Aegle marmelos (L.) Corr.

Sinonim
Maos.

Familia
Rutaceae.

Uraian Tanaman
Pohon, tahunan, tinggi 10-15 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, berduri, berwarna putih kekuningan. Daun tersebar pada batang muda, lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi atau berlekuk, panjang 4-13,5 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, panjang 1-1,5 cm, berwarna putih. Buah bentuk bola, diameter 5-12 cm, berdaging, berwarna cokelat. Bijinya pipih berwarna hitam.

Bagian yang Digunakan
Buah, daun, kulit kayu, dan akar.

Nama Simplisia
Aeglis marmelosi Fructus, Belae indicae Fructus; Buah Maja.
Aeglis marmelosi Folium; Daun Maja.
Aeglis marmelosi Radix; Akar Maja.

Sifat khas
Rasa pahit, menetraikan, dan membersihkan darah.

Kandungan Kimia
Buah:
Marmelosin, minyak atsiri, pektin, tanin, vitamin C, gula dan zat pati.
Dau n:
Rutasina, aegelin, aegelinin, diktamnin, fagarin, dan minyak atsiri.
Akar:
Auraptena, umbeliferona, marmin, lupeol, dan skimiamina.
Kulit kayu:
Fagarin, umbeliferona, dan marmesin.

Khasiat
Buah muda:
Astringen, stomakik, dan diuretik.

Kegunaan
Buah muda:
1. Disentri.
2. Menceret.

Buah:
1. Batuk darah.
2. Membangkitkan nafsu makan.
3. Sakit hati.

Akar:
1. Jantung.
2. Mual.

Dau n:
1. Mulas.
2. Bengkak (obat luar).
3. Gatal/biang keringat (obat luar).
4. Luka (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN

Demam dan Jantung Berdebar
Ramuan:
Kulit akar Maja 4 gram
Air 110ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.

Menceret
Ramuan:
Buah Maja 4 gram
Air 110 ml

Cara peinbuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 3 hari.

Catatan:
Bila diperoleh buah yang segar, bagian yang berlendir dan buah Maja dapat dimakan langsung.

Biang Keringat
Ramuan:
Daun Maja secukupnya
Rimpang Kunyit secukupnya
Beras secukupnya

Cara pembuatan:
Diserbuk.

Cara pernakaian:
Ditaburkan pada bagian kulit yang gatal.

Luka
Ram uan:
Daun Maja secukupnya
Buah Adas secukupnya
Kulit kayu Pulosari secukupnya
Air sedikit

Cara pembuatan:
Dipipis hingga berbentuk pasta.

Cara pemakaian:
Digosokkan pada bagian yang luka.

Lama pengobata n:
Diperbarui setiap 3 jam.

Peringatan
Tidak dianjurkan penggunaan daun (sebagai obat dalam) untuk ibu hamil.

MAJAKAN
Quercus lusitanica Lamk.

Sinonim
Quercus infectoria Oliv.
Gale

Familia
Fagaceae.

Uraian Tanaman
Tanaman ini belum ditanam di Indonesia, Majakan masih didatangkan dan India

Bagian yang Digunakan
Gale.

Nama Simplisia
Quercus Gallae, Quercinae Gallae; Majakan, Gale.

Kandungan Kimia
Galotanin,, minyak atsiri, zat pati, dan asam tanat.

Khasiat
Astringen, antiseptik, dan hemostatik.

Kegunaan
1. Kegemukan.
2. Keputihan.

RAMUAN DAN TAKARAN

Keputihan
Ramuan dan takaran untuk keputihan seperti tertera pada paparan Delima Putih.

MALAKA
Emblica of ficinalis Gaertn

Sinonim
Phyllanthus emblica L.
Phyllanthus glomeratus Wall.

Familia
Euphorbiaceac.

Uraian Tanaman
Pohon tinggi lebih kurang 7,5 meter. Batang tegak, berkayu, warna cokelat keputihan. Daun majemuk, lonjong, pangkal daun ujung runcing warna hijau. Bunga tunggal, di ketiak daun, mahkota bunga merah keunguan. Buah bundar, warna kuning pucat. Biji lonjong pipih, warna cokelat muda.

Bagian yang Digunakan
Buah, daun, dan akar.

Nama Simplisia
Emblicae Fructus; Buah Malaka.
Emblicae Folium; Daun Malaka.
Emblicae Radix; Akar Malaka.

Sifat khas
Buah: Manis dan mendinginkan.
Daun: Pedas dan menetralkan.
Akar: Tidak berasa dan menetralkan.

Kandungan Kimia
Buah: Zat samak, triterpen, asam galat, lupeol, lupenon, vitamin C, dan glukosa.

Khasiat
Buah: Anti inflamasi, antitusif, dan antipiretik.
Daun: Diuretik.
Akar: Hipotensif.

Kegunaan
Buah:
1. Batuk.
2. Batuk darah.
3. Demam.
4. Kencing manis.
5. Kekurangan vitamin C
6. Sakit gigi.
7. Selesma.

Daun:
1. Busung air.
2. Bisul (obat luar).
3. Eksem (obat luar).

Akar:
1. Batuk darah.
2. Radang usus.
3. Sakit lambung.
4. Tekanan darah tinggi.

RAMUAN DAN TAKARAN

Kencing manis
Ramuan:
Buah Malaka 8 gram
Garam sedikit
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang sedikitnya selama 14 hari.


MANGGIS
Garcinia mangostana L.

Familia
Clusiaceae (Guttiferae).

Uraian Tanaman
Pohon tinggi 10 meter, batang berkayu, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata. Bunga tunggal, terdapat di ketiak daun, warna kuning. Buah buni, bulat, warna cokelat keunguan. Biji bulat,. warna kuning. Dalam 1 buah terdapat 5 sampai 7 biji.

Bagian yang Digunakan
Kulit buah, akar, dan daun.

Nama Simplisia
Garciniae mangostanae Cortex fructus; Kulit buah
Manggis.
Garciniae mangostanae Radix; Akar Manggis.
Garciniae mangostanae Folium; Daun Manggis.

Sifat khas
Pahit dan menetralkan.

Kandungan Kimia
Buah:
Triterpenoid, mangostin, tanin, dan resin.

Kulit buah:
Mangostin dan tanin.

Khasiat
Kulit buah : Astningen.
Akar : Emenagog.
Daun : Antipiretik.

Kegunaan
Kulit buah:
1. Amandel.
2. Keputihan.
3. Nyeri tenggorokan.
4. Radang selaput lendir kandung kemih.
5. Radang usus.
6. Sariawan (obat kumur).

Akar : Haid tidak teratur.
Daun : Demam.

RAMUAN DAN TAKARAN
Amandel dan Nyeri Tenggorokan
Ramuan:
Kulit buah Manggis 25 gram
Air 1.000 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus, disaring lalu ditambah minyak Permen I sendok teh.

Cara pemakaian:
Untuk berkumur setiap 2 jam sekali, tiap kali pakai 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 10 hari.


MASOYI
Massoia aromatica Becc.

Sinonim
Sassafras goesianum T & B.

Familia
Lauraceae.
Uraian Tanaman
Tumbuh liar di hutan-hutan terutama di Irian. Tumbuhan berbatang tegak, tingginya sampai 40 m. Kulit berwarna kelabu muda. Pangkal pokok kasar dan retak-retak, dalamnya berwarna agak merah, bergetah yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Bagian yang Digunakan
Kulit kayu.

Nama Simplisia
Massoiae Cortex; Kulit kayu Masoyi.

Kandungan Kimia
Masoyi lakton dan mmnyak atsini (eugenol, safrol).

Khasiat
Spasmodik dan antipiretik.

Kegunaan
1. Asma.
2. Batuk darah.
3. Demam.
4. Keputihan.
5. Kejang waktu hamil.
6. Menceret.
7. Nyeri nematik.
8. Perawatan sesudah melahirkan.
9. Sulit tidur.
10. Zat tambahan (bau).
11. Luka (obat luar).
12. Menghentikan ASI (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN

Keputihan
Ramuan:
Kulit kayu Masoyi 1 jari tangan
Kayu Rapat I jari tangan
Buah Majakan 1/2 butir
Rimpang Kunci Pepet 5 buah
Buah Kemukus 6 butir
Kuncup Cengkih 3 butir
Buah Maja Keling 1 buah
Jintan Hitam 10 butir
Air 120 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum sehari 1 kali 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.

Nyeri dan Asma
Penderita asma atau rematik dianjurkan minum rebusan Masoyi sebagai pengganti minum teh.

Catatan
Untuk pengobatan, sebaiknya jangan menggunakan kulit kayu yang sudah tua dan kering.

MELATI
Jasminum sambac (L.) Alt.

Sinonim
Jasminum quinquerfiorum Heyne.
Jasminum fragrans Salib.
Menur.

Familia
Oleaceae.

Uraian Tanaman
Semak, tinggi 1-3 m, tumbuhan tahunan, bercabang. Batang berkayu, bulat, beruas, panjang kurang lebih 7 cm, diameter 5-8 mm, batang berwarna cokelat. Daun majemuk, berhadapan, anak daun bulat telun, panjang 2,5-13 cm, lebar 1,5-6 cm, tepi rata, ujung tumpul, pangkal membulat, pertulangan menyinip, daun berwarna hijau. Bunga majemuk di ketiak daun, berwarna putih, mahkota 7-10. Buah buni, berbiji dua atau satu, berwarna hitam. Biji bulat, mengkilat, berwarna hitam.

Bagian yang Digunakan
Bunga, daun, dan akar.

Nama Simplisia
Jasmini Flos; Bunga Melati.
Jasmini Folium; Daun Melati.
Jasmini Radix; Akar Melati.

Sifat khas
Bunga dan daun:
Agak pahit, tajam, dan mendinginkan.

Akar:
Pahit, tajam, menetralkan, dan agak beracun.

Kandungan Kimia
Minyak atsiri.

Khasiat
Bungadandaun:
Anti inflamasi, diafonetik, dan diunetik.

Akar: Analgesik.

Kegunaan
Bunga dan daun:
1. Demam.
2. Menceret.
3. Selesma.
4. Menghentikan ASI (obat luar).

Akar:
1. Demam.
2. Sulit tidur.
3. Patah tulang (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN

Demam, Menceret, dan Selesma
Ramuan:
Bunga Melati 4 gram
Teh Hijau 4 gram
Kapulaga 3 gram
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Liulang selama 3-14 hari.

Sulit Tidur
Ramuan:
Akan Melati 10 gram
Air sedikit

Cara pembuatan:
Dipipis.

Cara pemakaian:
Diminum sehari 2 kali, pagi dan sore, tiap kali minum 1 sendok makan.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.

Menghentikan AS!
Kuncup bunga Melati beberapa buah.

Cara pembuatan:
Diremas-remas.

Cara pemakaian:
Dibalurkan pada dada.

Lama pengobatan:
Diperbahanui setiap 3 jam.

MENGKUDU
Morinda citrifolia L.

Sinonim
Morinda speciosa Wall.
Pace.

Familia
Rubiaceae.

Uraian Tanaman
Pohon, tinggi 4-8 m. Batang berkayu, bulat, kulit kasan, warna cokelat kekuningan. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 10-40, lebar 5-17 cm, tulang daun menyirip, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bongkol, bertangkai, di ketiak daun, warna hijau kekuningan. Buah bongkol, permukaan tidak teratur, berdaging, panjang 5-10 cm, berwarna hijau kekuningan. Biji keras, segitiga, berwarna cokelat kemerahan.

Bagian yang Digunakan
Buah, akar, dan daun.

Nama Simplisia
Morindae citrifoliae Fructiis; Buah Mengkudu.
Morindae citrifoliae Radix; Akar Mengkudu.
Morindae citrifoliae Folium; Daun Mengkudu.

Sif at khas
Tajam, manis, dan menghangatkan.

Kandungan Kimia
Buah dan daun: Minyak atsiri.
Kulit akar dan kulit kayu: Antrakuinon.
Daun: Alkaloid dan minyak atsiri.

Khasiat
Hipotensif, antelmintik, dan emenagog.

Kegunaan
Buah:
1. Amandel.
2. Asma.
3. Batuk.
4. Disentri.
5. Hati dan limfa membesar.
6. Haid tidak teratur
7. Nyeri pinggang.
8. Tekanan danah tinggi.
9. Radang amandel (obat kumur).
10. Radang tenggorokan (obat kumur).
11. Sariawan (obat luar).

Daun:

1. Haid tidak teratur.
2. Kencing manis.
3. Obat cacing.
4. Batuk (obat luar).
5. Limfa membesar (obat luar).
6. Mulas (obat luar).

Akar:
1. Batuk.
2. Demam.
3. Disentri.
4. Kencing manis.
5. Kencing sedikit.
6. Obat cacing.
7. Tekanan darah tinggi.
8. Rematik (nyeri pinggang).

RAMUAN DAN TAKARAN

Batuk
Ramuan:
Buah Mengkudu (parut) 2 buah
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 10 hari.

Limfa Membesar
Ramuan:
Buah Mengkudu (parut) 2 buah
Cuka encer sedikit

Cara pembuatan:
Peras dan saring.

Cara pemakaian:
Diminum 1 hari sekali 1 ramuan.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.

Sariawan (Panas Dalam)
Ramuan:
Buah Mengkudu (parut) 1 buah
Buah Pisang Batu 2 buah
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pen gobatan:
Diulang selama 7 hari.

Tekanan Darah Tinggi
Ramuan:
Buah Mengkudu (parut) 3 buah
Air matang 110 ml

Cara pembuatan:
Diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 7 hari.

Amandel
Ramuan: .
Buah Mengkudu (panut) 1 buah
Air matang 100 ml

Cara pembuatan:
Diseduh lalu beningannya ditambah madu satu sendok teh.

Cara pemakaian:
Untuk berkumur, ramuan tidak berbahaya bila tertelan.


MENIRAN
Phyllanthus niruri L.

Familia
Euphorbiaceae.

Uraian Tanaman
Semak, tanaman semusim, tinggi 30-100 meter. Batang masif, bulat, licin, tidak berambut, diameter lebih kurang 3 mm, berwarna hijau. Daun majemuk, berseling, anak daun 15-24, berwarna hijau, bentuk bulat telur, panjang lebih kurang 1,5 cm, lebar lebih kurang 7 mm, tepi rata, ujung tumpul, pangkal membulat. Bunga berwarna putih, tunggal, dekat tangkai anak daun. Buah kotak, bulat, diameter kurang lebih 2 mm, berwarna hijau keunguan. Biji kecil, keras, berwarna cokelat.

Bagian yang Digunakan
Seluruh bagian tumbuhan.

Nama Simplisia
Phyllanthi Herba; Herba Meniran.

Sifat khas
Tidak berasa dan menetralkan.

Kandungan Kimia
Filantina, hipofilantina, dan garam kalium.

Khasiat
Diuretik, ekspektoran, dan emenagog.

Kegunaan
1. Air seni berdarah. 2. Batu ginjal. 3. Haid tidak teratur. 4. Menceret. 5. Melancarkan air seni. 6. Mulas. 7. Sakit kuning. 8. Timbilen (obat luar).


RAMUAN DAN TAKARAN

Air Seni Berdarah
Ramuan:
Herba Meniran segar 9 tanaman
Rimpang Temu Lawak 3 keping
Daun Blustru segar 6 helai
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 3 hari.

Melancarkan Air Seni
Ramuan:
Herba Meninan segar 5 tanaman
Daun Kumis Kucing segar 15 helai
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara peinakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Bisul Mata (Timbilen)
Ramuan:
Herba Meniran segar 9 tanaman
Air 100 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara pemakaian:
Beningan yang diperoleh, selagi hangat, digunakan untuk mencuci mata. Ramuan harus dibuat baru dan diperhatikan kebersihan bahan dan peralatan yang dipakai.

Catatan
Filantina beracun terhadap susunan saraf pusat.

MENTIMUN
Cucumis sativus L.

Familia
Cucurbitaceae.

Uraian Tanaman
Tanaman menjalar atau memanjat. Batang berbulu halus, panjang sampai 3 meter. Daun berbentuk lekuk tangan. Bunga berwarna kuning. Buah berbentuk bulat panjang, banyak mengandung air.

Bagian yang Digunakan
Daun, buah, dan biji.

Nama Simplisia
Cucumidis Folium; Daun Mentimun.
Cucumidis Semen; Biji Mentimun.

Sifat Khas
Tidak berasa dan mendinginkan.

Kandungan Kimia
Daun : Kukurbitasin C dan stigmasterol.
Biji : Minyak lemak, saponin, tritenpen, dan kanotena.

Khasiat
Hipotensif dan diuretik.

Kegunaan
Buah segar:
1. Batu ginjal.
2. Disentri.
3. Sariawan.
4. Tekanan darah tinggi.
5. Tipus.
6. Luka bakar (obat luar).
7. Penyejuk kulit (obat luan).
8. Sakit kulit (obat luar).

Kulit : Bercak-bencak pada kulit.
Daun : Pencernaan tidak baik.

Akar:
1. Beri-beri.
2. Kencing sedikit.

Biji: Obat cacing (pita, gelang, dan keremi).

RAMUAN DAN TAKARAN

Batu Ginjal
Biji Mentimun baik untuk penderita batu ginjal.

Bercak-bercak pada Kulit (karena Sinar Matahari) Gosok bercak-bercak tersebut dengan kulit Mentimun..

Demam dan Melancarkan Air Seni
Dikompres dengan parutan buah Mentimun, terutama pada bagian perut.

Sariawan, Tipus dan Tekanan Darah Tinggi
Ramuan:
Buah Mentimun 9 buah.

Cara pembuatan:
Dipipis atau diparut dan diperas.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 1 ramuan, hindari getah kulitnya.

Lama pengobatan:
Diulang selama 30 hari.


MINDI KECIL
Melia azedarach L.

Familia
Meliaceae.

Uraian Tanaman
Pohon, tinggi 20-30 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, warna putih kotor. Daun majemuk, panjang 20-60 cm, anak daun elip, panjang 3-9 cm, lebar 15-30 mm, tepi bergerigi, ujung dan pangkal runcing, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, mahkota lima berwarna ungu. Buah batu, berwarna cokelat kekuningan. Biji bulat, berwarna putih.

Bagian yang Digunakan
Daun, kulit kayu, dan akar.

Nama Simplisia
Meliae Folium; Daun Mindi Kecil.
Meliae Cortex; Kulit kayu Mindi Kecil.

Sifat khas
Pahit, mendinginkan, dan beracun.

Kandungan Kimia
Daun:
Alkaloid paraisina, zatpahit, saponin, flavonoida, tanin, stenoida, dan kaemfenol.

Kulit kayu:
Alkaloid margosina, nieldenmn, nimbin, nimbinin, sendanin, okhinin, okhininal, sikloeukalenol, sendanolakton, melianodiol, minyak atsini, dan zat samak.

Khasiat
Antelmintik, antipiretik, analgesik, dan antipruritik.

Kegunaan
Daun dan kulit kayu:
I. Eksem (obat luar).
2. Gatal (obat luan).
3. Kudis (obat luar).

Kulit akar:
I. Obat cacing (bahan segar).
2. Kudis (obat luar).

Peringatan
Pengobatan dengan simplisia ini, terutama untuk pengobatan dalam, sebaiknya di bawah pengawasan dokter. Penggunaan daun dan buah untuk pengobatan dalam tidak dianjurkan. Tumbuhan sangat beracun. Tanda-tanda keracunan adalah sakit kepala, mual, sakit perut. Pengobatan pertama pada keracunan ini dilakukan dengan memberi air gula atau madu, dapat juga diberi obat pemuntah.

MONDOKAKI
Tabernaemontana divaricata (jack.) R.Br.

Sinonim
Tabernaemontana coronaria Willd.
Ervatamia divaricata (L.) Alst.
Ervatamia coronaria (Jack.) Stapf.
Nerium coronarium L.

Familia
Apocynaceae.

Uraian Tanaman
Perdu, tegak, tinggi 0,5-1,5 meter. Batang bulat, berkayu, bercabang, berwarna hijau kotor. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, bertangkai panjang 5-11 cm, lebar 1,5-4 cm, tulang menyirip, berwarna hijau. Bunga tunggal, bertangkai, di ketiak daun, bulat telur, berwarna putih. Buah kotak, bulat panjang, berbulu. Biji berdaging, panjang 3-7 cm, berwarna merah.
Bagian yang Digunakan Akar, kulit kayu, dan daun.

Nama Simplisia
Tabernaemontanae Radix; Akar Mondokaki.

Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu:
Tabernaemontanin, korin, kortin, koronarin, koronaridin, koronandin, lupeol, vobasin, dan amirin.

Khasiat
Ekspektoran.

Kegunaan
Akar:
1. Batu ginjal.
2. Demam.
3. Disentri.
4. Menceret.
5. Obat cacing.
6. Rematik (nyeri pinggang).
7. Sakit perut.

RAMUAN DAN TAKARAN

Sakit Perut
Ramuan:
Akar Mondokaki 10 gram
Air 110 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 50 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 4 hari.

MUNGSI
Carum copticum (L.) Benth..

Familia
Apiaceae (Umbelliferae).

Uraian Tanaman
Terna, tumbuh tegak, tinggi 40 cm sampai 60 cm. Daun majemuk menyirip dengan anak daun kecil berbentuk garis. Perbungaan berbentuk payung yang keluar di ujung cabang, bunga berwarna putih. Buah berbentuk jorong, beralur, berambut halus.

Bagian yang,Digunakan
Biji.

Nama Simplisia
Coptici Semen; Biji Mungsi.

Kandungan Kimia
Minyak atsiri (timol).

Khasiat
Karminatif, stimulan, antispasmodik, dan antiseptik.

Kegunaan
1. Angina.
2. Batuk.
3. Disentri.
4. Haid tidak teratur.
5. Maag.
6. Sakit kuning.
7. Sakit perut.
8. Tonik.

RAMUAN DAN TAKARAN

Disentri
Selain diobati dengan obat disentri sebagai minuman dapat diberikan ramuan sebagai berikut.

Ramuan:
Buah Mungsi 1 sendok teh
Buah Ketumbar 1 sendok teh
Beras merah 3 sendok makan
(semua bahan disangrai dan diserbuk)

Cara pembuatan:
Diseduh.

Cara pemakaian:
Diminum sebagai ganti minum teh.

Sakit Perut
Ramuan:
Biji Mungsi 1 sendok teh
Herba Patikan Cina 1 genggam
Bidana Laut (serbuk) 1/4 sendok teh
Kulit Kayu Manis sedikit
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus.

Cara Pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 50 ml.

Larna pengobatan:
Diulang selama 3 hari.


Mengatasi Keringat Berlebihan pada Ketiak

Juni 15, 2007

Betapa rikuh dan tidak percaya dirinya seseorang dalam suatu pergaulan, bila ketiaknya selalu basah akibat produksi kelenjar keringatnya yang berlebihan dan yang lebih celaka lagi terhirupnya aroma tidak segar sebagai buntutnya. Bau yang ditimbulkannya ini merupakan produk khas kelenjar apokrin yang bercokol pada ketiak, atau dapat pula karena bercokolnya bakteri tertentu pada lingkungan yang lembab tersebut. Konon pada sejumlah orang, bau khas daerah di bawah lengan ini justru membangkitkan gairah seksual tersendiri bagi lawan jenisnya. Namun, bagaimana mengatasi keringat berlebihan pada ketiak ini?

DALAM jumlah keringat ketiak normal-normal saja alias tidak sampai mengganggu atau bahkan menjadikan seseorang merasa risih, tentu tidak ada hal yang patut diresahkan, sebab ini juga merupakan salah satu mekanisme tubuh dalam upaya untuk melepaskan panas tubuh. Tetapi persoalannya tentu saja akan bergeser jika produksinya berlebihan dan terus mengalir nyaris sepanjang waktu. Nah, yang satu ini barangkali baru akan menimbulkan perasaan kurang nyaman atau percaya diri pada diri seseorang.

Apabila orang bergerak di bidang pekerjaan yang banyak melakukan kontak sosial dengan orang lain, waitress, public relation, atau bahkan dokter misalnya, problem di atas merupakan persoalan klasik yang amat sering dijumpai di Indonesia — terkait dengan iklim tropisnya. Tetapi di Australia pun tidak sedikit orang yang menyampaikan keluhan yang sama khususnya dalam musim panas seperti saat ini, dimana temperatur udara bisa mencapai 41 derajat celsius.

Suatu hal yang mungkin cukup menghibur bahwa axillary hiperhidrosis atau keringat yang berlebihan pada ketiak, murni hanya terbatas pada persoalan terlalu aktifnya kelenjar memproduksi keringat setiap waktu. Tidak ada penyakit sistemik yang bersembunyi di balik kondisi yang sering menjadi topik pembicaraan kaum wanita ini. Suatu keadaan yang sedikit agak berbeda apabila seluruh tubuh (tidak hanya terbatas pada ketiak saja) sering dibanjiri peluh pada malam hari, apakah cuaca sedang panas atau dingin, mungkin ada suatu penyakit sebagai biang keladinya. Akan tetapi tentu saja harus disertai oleh sejumlah gejala klinis lainnya.

Untuk kasus tersebut, katakanlah seseorang sering gemetar, banyak makan tetapi badan makin mengurus, suhu tubuh yang lebih tinggi dari keadaan normalnya dan sebagainya. Jika tanda-tanda ini dirasakan pada diri seseorang, mungkin orang tersebut harus waspada terhadap kemungkinan bercokolnya penyakit thiroid pada tubuh.

Upaya Sederhana
Kembali pada penyebab axillary hiperhidrosis. Sampai saat ini belum ada keterangan yang lebih spesifik tentang keadaan yang sifatnya sangat individual ini. Hanya faktor genetik dan kondisi jiwa yang sedang cemas atau stres yang disebut-sebut sebagai pemicu hiperaktifnya sistem saraf simpatis untuk merangsang kerja kelenjar keringat, sehingga produksinya yang melimpah timbul sebagai akibatnya. Sungguhpun persoalan ini mungkin kurang memiliki makna esensi yang dalam, tetapi betapa tidak nyamannya jika daerah di bawah lengan kita selalu basah disertai bau kurang sedap yang mengalir dari dalamnya.

Menghadapi persoalan yang terutama lebih banyak meresahkan kaum wanita ini, berbagai upaya sederhana sering kita dengar telah coba diterapkan. Apakah dengan menggunakan pakaian dari bahan yang mudah menyerap keringat, misalnya katun. Minum berbagai ramuan jamu tradisional seperti loloh daun beluntas, kunyit asem, dan sebagainya. Mengurangi atau menghindari produk makanan yang banyak mengandung terasi yang memang memiliki aroma yang dahsyat. Menggunakan bedak atau mengoleskan sejumlah mangir-boreh tertentu pada ketiak. Menggunakan antiperspirant, atau minyak wangi untuk melawan bau badan.

Apabila berbagai upaya di atas tidak membuahkan hasil seperti apa yang diharapkan, berikut ini beberapa pilihan upaya medis sebagai salah satu alternatif jalan keluar yang mungkin dapat dicoba dilakukan:

1. Bila penggunaan antiperspirant biasa tidak mempan untuk mengerem produksi kelenjar keringat yang berlebihan, cobalah gunakan antiperspirant dari golongan yang lebih kuat. Sebagai contoh, drysol atau certain dry. Pada beberapa orang yang memiliki jenis kulit yang sensitif, bahan aktif yang terkandung di dalamnya kadang-kadang menimbulkan efek iritasi pada kulit. Maka gunakanlah pada malam hari serta tidak lupa untuk membersihkannya pada pagi berikutnya. Efek yang diharapkan biasanya akan nampak dalam 1-2 minggu kemudian.

2. Injeksi botox pada ketiak, merupakan alternatif kedua yang dapat dipilih. Cara ini merupakan metode yang saat ini cukup laris di Australia dan Amerika Serikat sebagai salah satu alternatif pilihan antara lain karena efektivitasnya yang tinggi (efektif selama 6-8 bulan) dan sampai saat ini belum ditemukan adanya efek samping yang bermakna. Botox sendiri merupakan ekstrak dari toxin botulinum yang secara ajaib sangat potensial untuk menurunkan produksi kelenjar keringat pada daerah yang disuntikkan. Selain untuk mengatasi prolem seputar keringat yang berlebihan, injeksi botox secara luas dimanfaatkan untuk mengatasi kerut-kerut kulit pada wajah atau bagian tubuh lainnya.

3. Meminum obat golongan anticholinergic. Obat ini bekerja untuk memblok sistem saraf simpatis yang salah satu fungsinya bertanggung jawab untuk merangsang kerja dari kelenjar keringat ini. Obat oral ini dilaporkan dapat pula menurunkan produksi keringat yang dihasilkan. Tetapi sayangnya obat ini terlalu banyak menciptakan efek samping yang justru menimbulkan keresahan baru bagi kita ketimbang problem intinya sendiri. Antara lain, suasana mulut yang berubah menjadi kering, pandangan mata yang mengabur, terjadinya gangguan pada proses buang air kecil atau besar dan sebagainya.

4. Pilihan lain yang dalam kapasitasnya menjadi alternatif yang boleh dikata paling jarang diminati masyarakat adalah apa yang dikenal orang sebagai endoscopis transthoracic sympathectomy. Teknik ini merupakan suatu metode operasi untuk memotong sebagian saraf simpatis yang bertanggung jawab pada terbentuknya keringat berlebihan pada ketiak. Metode ini juga menyebabkan timbulnya keringat berlebihan baru pada tempat lain sebagai suatu mekanisme kompensasi tubuh. Lokasinya biasanya pada dada atau punggung.

Pada akhirnya, apapun yang menjadi pilihan kita dengan berbagai pertimbangan untung ruginya segalanya kembali pada kebijakan kita. Semoga informasi sederhana ini dapat membantu.

* dr. Ossyris Abu Bakar,
Adelaide 2003


Bau Badan yang Bikin Tak Nyaman …

Juni 15, 2007

Bau badan tak sedap memang sering bikin masalah, namun sebetulnya bisa dicegah selama kita rajin menjaga kebersihan tubuh.

Dari mana asal bau badan dan bagaimana mengatasinya?

Menurut Dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK (K), dari Jakarta Skin Center, keringat manusia dihasilkan oleh dua kelenjar, yakni kelenjar accrine dan kelenjar apocrine. Kelenjar accrine memproduksi keringat bening dan tidak berbau (sejak bayi), yang biasanya muncul di tangan, punggung, dan dahi. Sedangkan kelenjar apocrine terdapat di tempat-tempat tertentu, terutama di daerah perakaran rambut, seperti ketiak, kemaluan, dan di dalam hidung. “Kelenjar apocrine aktif setelah masa pubertas. Pada wanita, setelah mendapat haid, sedangkan pada laki-laki setelah suaranya berubah,” lanjut Tjut.

Kelenjar accrine mengeluarkan cairan (keringat) yang banyak mengandung air dan tidak berbau. Cairan ini juga berfungsi menurunkan kondisi tubuh pada waktu tertentu. “Misalnya sehabis berolahraga, tubuh berkeringat untuk menyesuaikan diri dengan suhu sekitarnya,” lanjut Tjut. Sedangkan kelenjar apocrine mengandung asam lemak jenuh dengan cairan lebih kental dan berminyak.

“Sebenarnya, cairan yang dihasilkan kelenjar apocrine hanya berbau lemak, namun karena di setiap helai rambut terdapat satu apocrine dan mengandung bakteri yang berperan dalam proses pembusukan, jadilah bau badan tak sedap. Akan tetapi, terkadang ada orang yang mempunyai kelenjar apocrine lebih besar, sehingga produksinya besar dan pembusukan bakteri lebih banyak,” tutur Tjut.

FAKTOR GENETIK

  • Bau badan tak sedap juga bisa karena faktor genetik. “Akan tetapi, itu juga tidak menjamin. Yang penting adalah selalu menjaga kebersihan badan.

Kebersihan berawal dari pakaian yang kita kenakan, secara teratur membersihkan badan atau mandi 2 kali sehari, serta menjaga makanan yang kita konsumsi,” ujar Tjut.

Rambut ketiak juga berperan memunculkan bau badan. “Secara medis, rambut ketiak berfungsi memperluas permukaan untuk mengatur penguapan keringat. Di pangkal rambut, terdapat banyak pori-pori yang menjadi muara kelenjar keringat untuk mengalirkan keringat ke ketiak,” terang Tjut seraya menganjurkan orang-orang yang gampang berkeringat dan bekerja di tempat yang panas agar mencukur rambut ketiaknya. “Pasalnya, rambut ketiak akan menahan aliran keringat sehingga menjadi lembab. Apalagi kalau kita memakai deodoran dan bedak, yang akan tertahan di bulu ketiak,” ujarnya.

Bulu di sekitar kemaluan bisa pula membuat bau badan tak sedap, namun karena letaknya jauh dari indera penciuman, bau yang muncul pun tak terlalu dirasakan. “Selama kita selalu menjaga kebersihan, dijamin bau badan tidak akan muncul. Pasalnya, jika keringat yang dihasilkan kelenjar apocrine dihilangkan, bakteri pun tidak akan melakukan proses pembusukan.”

SALURAN GOT LANCAR

  • Selain penyebab di atas, kondisi jiwa seseorang, seperti stres atau emosi, juga memengaruhi kelenjar apocrine bekerja lebih efektif dan produktif, sehingga memperparah bau badan.

“Yang juga harus diperhatikan adalah bahan pakaian yang kita pakai. Sebaiknya pilih baju berbahan katun karena menyerap keringat,” saran Tjut.

Faktor lain pemicu bau badan adalah kegemukan. Pada orang gemuk, keringat cenderung terperangkap di antara lipatan-lipatan kulit. “Selama dia selalu menjaga kebersihan, sebetulnya tak masalah.”

Terkadang, ada juga orang yang mempunyai keringat banyak tapi tidak punya masalah dengan bau badan. “Hal ini terjadi karena kelenjar accrine bekerja menyiram bau badan tak sedap. Ibaratnya saluran got jadi lancar,” jelas Tjut.

Jika kelenjar apocrine mengeluarkan keringat sedikit tapi kita tidak membersihkannya dan kemudian tercampur bakteri, bau badan pun akan muncul di tubuh kita. Apalagi jika kita sering menyantap makanan protein tinggi, seperti daging kambing (bisa melebarkan pembuluh darah), durian, bawang goreng, merokok, minuman keras dan obat-obatan antibiotik. “Konsumsi antibiotik saat sakit juga bisa memunculkan masalah bau badan. Kadang-kadang dokter juga menganjurkan pasien tidak mandi. Tidak masalah sebetulnya, asalkan ketiak tetap dicuci dengan sabun antiseptik,” kata Tjut.

BEDAK SAMPAI OPERASI

Banyak cara dilakukan untuk menyingkirkan atau menyamarkan bau badan tak sedap. Saat ini, tak sedikit produk penghilang bau badan yang dijual di pasaran, mulai deodoran, obat minum, bedak. Selain itu, ada pula suntikan botox dan operasi. Dari sekian banyak, produk dan cara seperti apa yang paling efektif dan aman?

Bedak

Bedak bisa membantu mengurangi bau badan tak sedap dan menyerap keringat dengan baik. Ketiak pun tidak basah dan kulit terasa nyaman. Selain itu bedak tidak mempunyai efek samping. “Pilih bedak yang mengandung antiseptik, karena bermanfaat membunuh kuman. Akan tetapi, hati-hati terhadap bedak mengandung menthol, karena ada jenis kulit yang alergi terhadap menthol, sehingga menimbulkan gatal dan iritasi.”

Deodoran

Deodoran ada banyak jenisnya. Ada yang disemprot, ada pula yang roll on. “Tergantung pembawaannya ke kulit dan kandungan yang ada di dalamnya,” ujar Tjut. Deodoran mempunyai kandungan yang berbeda. Deodoran antiperspiran mengandung senyawa aktif seperti alumunium chloride dan alumunium hydroxibromyde yang berfungsi mengurangi produksi kelenjar keringat dengan mempersempit pori-pori kulit.

Terkadang, ada pula yang menambahkan parfum pada kandungan deodoran. “Sebaiknya hati-hati. Jika kandungan parfumnya tidak cocok dengan kelenjar produksi pembusukan, malah akan bertambah bau,” terang Tjut. Sementara deodoran antiseptik mampu membunuh bakteri penyebab bau badan. Keduanya bisa digunakan, tergantung kecocokan kulit dan tidak membuat kulit jadi tergantung. Jenis antipespiran, selain membunuh bakteri juga bertugas mengurangi jumlah keringat.

Botox

Botox berfungsi melumpuhkan kelenjar keringat dengan suntikan. Botox sebaiknya digunakan jika seseorang sudah sangat terganggu oleh produksi keringat yang berlebih yang menimbulkan bau badan tak sedap. Bisanya, suntikan Botox dilakukan setahun sekali, karena efek suntikan bisa bertahan lama.

Obat Minum

Pemakaian obat minum ini sangat tidak dianjurkan. “Banyak efek sampingnya, misalnya bibir jadi kering karena kandungan propantheline bromida yang ada di obat anti bau badan ini. Biasanya, obat ini untuk mengurangi produksi keringat di seluruh tubuh, padahal yang kita inginkan hanya bagian ketiak. Jadi, meski efektif, tidak dianjurkan, ” ujar Tjut.

Teknik operasi

Teknik operasi digunakan jika produksi keringat berlebih dan mengganggu penampilan. Operasi dilakukan dengan mengerok kelenjar keringat. Banyaknya keringat bisa menimbulkan radang apocrine (hydra adentitis supurativa) dan peradangan polyculitis (radang kelenjar keringat). “Jika terus-terusan terinfeksi, kelenjar apocrine-nya harus dikerok. Teknik ini harus dilakukan hati-hati, karena jika kelenjar getah bening tersumbat, tangan bisa bengkak,” lanjut Tjut seraya menambahkan bahwa teknik operasi ini jarang dilakukan di Indonesia.

Cara paling aman dan hemat untuk membuang bau badan sebetulnya gampang dan murah, kok. “Selalu bersihkan ketiak dengan sabun antiseptik setiap kali mandi. Setelah mandi, keringkan dengan handuk, tisu atau lap kering dan bubuhkan bedak antiseptik. Jika bedak sudah hilang, bisa dibubuhkan lagi,” saran Tjut. Sebaiknya hindari memakai bedak yang wangi karena takut tidak cocok dengan produksi keringat dan malah bertambah bau.

CUKUR ATAU CABUT?

  • Menghilangkan bulu ketiak boleh-boleh saja. Caranya, bisa dengan mencabut atau mencukur.

Menurut Tjut, kegunaan keduanya sama, bedanya hanya sifat bulu ketiak pada waktu tumbuh kembali. “Kalau dicukur, tumbuhnya akan lebih tajam, sementara jika dicabut, tumbuhnya lebih alami, lebih lembut dan tidak gatal,” ujarnya.

Bagi yang punya banyak bulu ketiak, sebaiknya memang dicukur saja, karena tidak menguras tenaga. Akan tetapi, tetap harus diingat bahwa alat yang digunakan untuk mencabut dan mencukur bulu ketiak harus bersih. “Soalnya, di bawah rambut ada akar rambut. Akar rambut adalah tempat nyaman berkumpulnya bakteri, sehingga kalau kita cabut dan terjadi kerusakan minor di akar rambut, bisa mengakibatkan radang akar rambut yang disebut polikulitis atau bisul yang membesar,” terang Tjut.

Ini bisa terjadi jika alat yang digunakan tidak bersih. “Sebelum mencabut atau mencukur, ketiak sebaiknya dicuci sampai bersih dengan sabun antiseptik. Silet untuk mencukur juga dibersihkan dengan alkohol dengan kadar 10 persen,” saran Tjut. Begitu pun jika kita memilih mencabut. “Alat atau kain harus bersih, karena jika kulit terasa sakit, berarti terjadi peradangan dan bekasnya bisa berwarna hitam yang akan mengganggu penampilan.”

HATI-HATI PEMUTIH BER-MERKURI

Apa lagi yang perlu diketahui agar bisa bebas dari bau badan secara aman?

1. Jangan terpengaruh iklan produk penghilang bau badan yang kini banyak ditayangkan media massa. “Kita harus tahu kandungannya, karena bahan tersebut bisa tak cocok dan malah memicu alergi. Bisa-bisa, malah memperburuk kesehatan kulit dan bekasnya tidak bisa hilang,” ujar Tjut.

2. Hati-hati terhadap deodoran atau bedak yang mengandung zat pemutih ber-merkuri. Merkuri merupakan racun bagi sel tubuh, bisa menyebabkan sel menjadi mati dan bisa menyerap ke dalam kulit dan memengaruhi fungsi ginjal.

3. Banyak minum air putih agar air yang dikandung oleh tubuh jadi lebih baik. Ini akan menyebabkan keringat lebih encer sehingga tidak bau. Selain air putih, banyak-banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung air.

4. Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan yang menimbulkan panas di tubuh. Misalnya daging kambing.  (Tabloid Nova)


Memilih Deodoran yang Aman

Juni 15, 2007

Keringat membuat kita serba salah. Cairan yang keluar dari tubuh itu bisa merusak riasan serta menghilangkan wangi parfum.

Di sisi lain, keringat merupakan cara mekanisme alami untuk menurunkan suhu tubuh saat karena gerah akibat kondisi lingkungan yang panas, makanan pedas, atau akibat stres.

Yang paling dicemaskan pada saat berkeringat adalah bau badan. Sebetulnya, keringat dan bau badan tidak punya kaitan langsung karena keringat tidak berbau sama sekali. Bau badan berasal dari bakteri yang bersembunyi di antara lipatan kulit.

Bagaimana mengatasinya?

Orang tua kita dahulu berusaha menekan keluarnya keringat dan mencegah bau badan dengan mengoleskan kapur sirih atau ramuan lain yang terbuat dari bahan-bahan tradisional. Kini, kepandaian manusia dan kecanggihan teknologi telah menciptakan deodoran.

Deodoran diciptakan dengan suatu bahan yang dapat membatasi pertumbuhan bakteri. Seiring dengan perkembangan teknologi, deodoran tidak lagi hanya mengandung wangi-wangian dan bahan antibakteri, tetapi juga mengandung suatu zat aktif yang disebut antiperspirant.

Kandungan tambahan ini mampu menyerap keringat yang berlebihan, sehingga badan terasa tetap kering dan nyaman?

Penyebab Kanker?

Karena dapat mencegah keringat secara berlebihan, antiperspirant dituduh sebagai salah satu pencetus kanker, terutama kanker payudara. Isu yang kini banyak beredar mengatakan bahwa deodoran yang mengandung antiperspirant menyebabkan pembuangan racun tubuh yang selama ini keluar bersama keringat menjadi terhambat.

Racun tersebut kemudian terakumulasi pada kelenjar getah bening dan lama-kelamaan dapat menimbulkan kanker.”Benar tidaknya isu tersebut, belum ada data dan penelitian yang membuktikannya,” demikian menurut Dr. Tina Wardhani Wisesa, SpKK.

Antiperspirant memang bekerja dengan cara menyerap keluarnya keringat secara berlebihan, tetapi bukan menghalangi keringat untuk keluar. Kalau dikatakan bahwa antiperspirant menghalangi pengeluaran racun-racun tubuh yang biasanya keluar bersama dengan keringat, toh, setelah kita mandi dan tubuh bersih dari deodoran, keringat tersebut dapat keluar lagi dengan normal, demikian jelas Dr. Tina.Yang perlu diperhatikan dalam pemakaian deodoran adalah apakah bahan aktif yang dikandungnya membuat iritasi atau tidak.

Sebaiknya segera hentikan pemakaian deodoran yang membuat kulit terasa perih dan menjadi berwarna gelap kehitaman. Jangan ragu untuk mengganti merek deodoran dengan merek yang lain.

Meski belum ada bukti yang pasti bahwa kandungan antiperspirant deodoran dapat menyebabkan kanker, untuk keamanan, pilihlah deodoran yang tidak mengandung pewangi dan pewarna supaya efek alergi dapat diminimalkan.

Bulu Ketiak

Hal lain yang berhubungan dengan pengeluaran keringat adalah bulu-bulu yang tumbuh di ketiak. Banyak wanita yang mencukur habis bulu ketiaknya dengan alasan estetika. Padahal, fungsi dari bulu ketiak tersebut adalah melindungi kulit dari kotoran dan bakteri.

Masalah akan timbul jika pencukuran tidak bersih atau menimbulkan luka dan lecet akibat tergores pisau cukur. Bila kulit yang luka atau lecet tersebut langsung dioleskan deodoran, akan menimbulkan rasa perih dan tak jarang menyebabkan iritasi. Bahkan pada beberapa orang dapat menyebabkan timbulnya bisul.

Menurut Dr. Tina, hal ini sama sekali tidak berbahaya. Bisul atau luka yang terjadi cukup diobati dengan antibiotik, dan kemudian akan sembuh. Bila cara pencukuran bulu ini diperbaiki, maka masalah tersebut tidak akan timbul lagi.
(idionline/NeT)


Memilah ‘Obat’ Pe-De yang Efektif

Juni 15, 2007

Anda pernah — atau tengah — mempunyai masalah dengan bau badan? Tak usah kecil hati. Problem bau badan alias BB ini adalah masalah yang biasa di daerah tropis yang obral matahari.

Keringat dan BB bagi sebagian orang merupakan momok yang paling ‘menakutkan’. Betapa tidak? Bayangkan Anda tengah berpresentasi di ruangan tak ber-AC. Serapi apapun pakaian yang anda kenakan, tentu akan ‘rusak’ akibat keringat ini. Konsentrasi anda pun akan terpecah. Akibatnya, presentasi yang anda sampaikan tentu tidak maksimal.

Hal yang sama terjadi pada Ita (bukan nama sebenarnya-red). Walaupun ia mempunyai wajah yang cantik, namun dalam pergaulan sehari-hari ia tampak minder dan kurang pe-de (percaya diri). Ia enggan mengikuti kegiatan-kegiatan yang ada disekolahnya terutama kegiatan yang membutuhkan banyak gerakan.

Karena setiap Ita bergerak, hembusan angin dari badannya menimbulkan bau yang kurang sedap, apalagi jika udara sedang panas. Aroma yang dikeluarkan tubuhnya semakin membuat pusing kepala sehingga jarang sekali teman-teman Ita yang mau berdekatan dengan dirinya.

Masalah keringat dan BB sampai saat ini masih menjadi masalah bagi penghuni daerah tropis. Iklim yang panas, semakin memicu keringat keluar lebih banyak.

Sebetulnya, antara keringat dan bau badan adalah dua hal yang tidak identik. Bau badan yang tak sedap ini erat kaitannya dengan aktifitas bakteri di permukaan tubuh, bukan oleh keringat. Prinsipnya, keringat yang keluar melalui pori-pori itu tidak berbau, asal tidak dijahili bakteri.

Namun sial, bakteri ini sangat suka dengan material organik yang keluar bersamaan cairan dari pori-pori berupa keringat. Cairan ini merupakan sekresi yang dihasilkan kelenjar eccrine. Kelenjar ini sebetulnya ada di hampir seluruh bagian tubuh. Berbeda dengan bagian tubuh lainnya yang terbuka, maka cairan keringat di ketiak dan selangkangan tidak mudah menguap. Sialnya, bakteri sangat menyukai tempat yang lembab dan tersembunyi. Aktifitas bakteri yang beraksi dengan muatan organik inilah yang menyebabkan keringat berbau.

Untuk problem Ita, ia sangat tertolong oleh deodorant merek ‘gaul’ yang disodorkan temannya. Wangi classic yang diiklankan produsennya, memang mampu menyamarkan bau badannya.

Di pasaran, kita mengenal dua jenis penghilang bau badan. Jenis pertama yang paling banyak dijual dan dicari adalah jenis deodorant. Penghilang BB ini paling banyak dicari orang karena mengandung wewangian tertentu. Umumnya wewangian yang disajikan adalah keharuman bunga seperti Mawar, Melati, Lavender, atau buah-buahan seperti jeruk. Sedang jenis kedua adalah anti perspirant yang agak jarang dicari orang karena tidak seharum deodorant.

Apa yang membedakan keduanya? Selain wewangian tadi, yang membedakan keduanya adalah fungsi masing-masing. Deodorant adalah produk perawatan tubuh yang ditujukan untuk mengharumkan tubuh. Prinsip kerjanya adalah mengontol pertumbuhan bakteri di permukaan kulit, utamanya ketiak, daerah tersembunyi yang sering basah oleh keringat. Kandungan parfumnya mampu menyamarkan bau badan yang tak sedap akibat ‘pencemaran’ bakteri itu, dan menggantinya dengan kesegaran aroma wewangiannya. Produk deodorant tidak ada sangkut pautnya dengan ‘perkeringatan’.

Beda dengan anti-perspirant. Produk sarat ‘ramuan’ kimia ini ditujukan untuk mengontrol pengeluaran keringat dari kelenjar di bawah pori-pori di sekujur tubuh, utamanya ketiak. Area tubuh ini menjadi paling basah — terutama saat panas terik — karena kaya akan kelenjar yang aktif memompa pembuangan cairan tubuh melalui pori-pori. Penggunaan anti perspirant akan membantu daerah ini untuk mengontrol pengeluaran keringat sehingga ketiak selalu kering dan nyaman. Beberapa senyawanya juga mampu membantu pengontrolan tumbuh kembang bakteri di daerah ini.

Itu sebabnya, nama anti perspirant selalu diembel-embeli dengan kata ‘deodorant’, sehingga menjadi ‘deodorant anti-perspirant’. Deodorant jenis ini, mengemban dua fungsi, baik sebagai pengharum maupun mengontrol keringat di ketiak. Produk ini di pasaran tersaji dalam berbagai merek, misalnya Rexona atau Dove.

Meski begitu, penggunaan deodorant tidak selamanya efektif. ”Karena masih ada mereka sudah menggunakan deodorant tapi keringatnya masih bau,” ujar Dr.Lili Soepardiman SpKK, Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Hal ini, katanya, disebabkan beberapa faktor; mungkin karena deodorant yang digunakan tidak tahan lama atau juga karena si pengguna sedang stres sehingga produksi keringatnya lebih banyak.

Saat ini, deodorant yang dipasarkan umumnya mengandung tiga zat kimia sekaligus. Selain anti-perspirant, kata Lili, deodorant umumnya mengandung zat antiseptik untuk membunuh bakteri yang menyebabkan bau badan. Zat lain adalah garam Alluminium (biasanya tidak lebih dari 20 persen) yang berfungsi menciutkan pori-pori yang terlalu besar. ”Pori-pori besar seringkali menyebabkan keringat lebih banyak keluar,” ujarnya.

Umumnya, penggunaan deodorant ini tak berdampak. ”Tergantung pemakainya, sih, apakah ia alergi terhadap salah satu zat yang ada dalam deodorant atau tidak,” ujarnya yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). ”Jadi sebaiknya konsumen juga selektif memilih produk deodorant mana yang sesuai dan cocok untuk dirinya.”

Saat ini, tambah Dr.Lili, ada tiga macam bentuk deodorant yang dapat dijumpai dan sudah dikenal di pasaran, yaitu spray (semprotan), bunuk, stick, dan yang terbaru dengan bentuk sabun cair atau gel.

Untuk deodorant yang berbentuk spray, Dr. Lili menyarankan dalam pemakaian sebaiknya tidak terlalu dekat kulit karena hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada kulit seperti Iritasi berupa kulit menjadi merah dan gatal. ”Ini kan menjadi masalah tambahan, inginnya bau badan hilang, malah ketiaknya menjadi lecet,” paparnya.

Sedangkan bentuk stick, biasanya meninggalkan bekas lengket sehingga dapat membuat noda pada lengan pakaian. Diakui Dr.Lili produk deodorant yang paling efektif adalah yang berbentuk bubuk karena tidak banyak menimbulkan efek samping pada kulit kecuali hanya bekas putih di ketiak.

Dr. Lili berpendapat ada baiknya bagi mereka yang mempunyai masalah bau badan untuk lebih menjaga kebersihan tubuh, dengan mandi minimal dua kali sehari, tidak terlalu banyak memakan makanan yang menimbulkan keringat (makanan pedas umpamanya), dan juga makanan yang berbau karena semua itu bisa menjadi faktor pemicu timbulnya bau badan. tri/mg03


Angin Duduk

Juni 15, 2007

Kemarin ada seorang teman dikantor yang meninggal di usia yang ke-31 dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya yang juga bekerja di kantor yang sama,dan masih sempat terbangun karena adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 12 malam, lalu paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke kantor, ternyata sang adik sudah meninggal dengan posisi tidur dengan wajah sedikit menahan rasa sakit, dan kebiruan sekitar leher.
Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai angin duduk atau nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut. Angin Duduk sama dengan Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang terserang angin duduk bisa meninggal.Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab di sebut angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).
Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu. Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.
Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.
Gejalanya:
Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:

  • Rasa ditekan
  • Rasa diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
  • Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.
  • Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag. Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi).

Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :

  • Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
  • Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).
  • Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus.
  • Keempat, infeksi pada pembuluh darah.

Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang masuk ke dalam jantung. Ketidak-seimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut angina.Namun kata Teguh, hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA)dengan serangan jantung koroner (SJK) (infark miokard). Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang dirasakan saat istirahat.
“SSJKA ini memang mendadak.Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan”.Kata Teguh.
Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angina ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat. Solusi satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidak-seimbangan supply oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.
Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien.Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang di cari adalah aspirin. Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah).