<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Racikan Jamu Tradisional</title>
	<atom:link href="http://racik.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://racik.wordpress.com</link>
	<description>Warisan Nenek Moyang Pantas Kita Lestarikan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Dec 2008 18:31:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='racik.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Racikan Jamu Tradisional</title>
		<link>http://racik.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://racik.wordpress.com/osd.xml" title="Racikan Jamu Tradisional" />
	<atom:link rel='hub' href='http://racik.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mencegah lebih baik dari pada mengobati</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/mencegah-lebih-baik-dari-pada-mengobati/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/mencegah-lebih-baik-dari-pada-mengobati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 18:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Terutama cewek2 yang concern about kista, mudah-mudahan info ini cukup membantu. Hindari ChiCkeN WinGs &#38; Leher Ayam &#8230;. Seorang teman saya baru saja ketahuan memiliki kista alam rahimnya, sehingga dia langsung menjalani operasi. Kista yang diambil berisi darah yang berwarna hitam pekat. Dia pikir dia akan sembuh setelah menjalani operasi, tetapi ternyata tidak. Hanya beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=165&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terutama cewek2 yang concern about kista, mudah-mudahan info ini cukup membantu.</p>
<p>Hindari ChiCkeN WinGs &amp; Leher Ayam &#8230;.</p>
<p>Seorang teman saya baru saja ketahuan memiliki kista alam rahimnya, sehingga dia langsung menjalani operasi.</p>
<p>Kista yang diambil berisi darah yang berwarna hitam pekat. Dia pikir dia akan sembuh setelah menjalani operasi, tetapi ternyata tidak.</p>
<p>Hanya beberapa bulan setelah operasi ternyata tumbuh kista lagi.  Dia kemudian menemui ginekolog untuk berkonsultasi.  Saat konsultasi, dokternya menanyakan apakah teman saya ini sering makan chicken wings. Dan dia jawab ya, dia jadi tahu kebiasaan makannya.</p>
<p>Seperti yang anda saksikan, pada jaman modern ini ayam disuntik dengan steroid agar cepat besar sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar. Kebutuhan ini tak lain adalah kebutuhan akan makanan. Biasanya suntikan ini dilakukan pada bagian leher atau sayap. Oleh karena ini pada dua tempat inilah terdapat konsentrasi steroid yang paling tinggi. Steroid inilah yang memberikan pengaruh pada tubuh sehingga cepat pertumbuhannya. Bahkan lebih bahayanya lagi efeknya bagi hormone wanita, membuat wanita lebih rentan untuk terkena kista rahim. Oleh karena hal itu, saya menyarankan untuk selalu berhati-hati dengan yang anda konsumsi terutama mengurangi makanan chicken wings.</p>
<p>sumber : <span style="font-family:Tahoma;font-size:x-small;">PT Indoenergi Perkasa</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=165&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/mencegah-lebih-baik-dari-pada-mengobati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cek hiegienis produk napkin yang Anda pakai!!</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/cek-hiegienis-produk-napkin-yang-anda-pakai/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/cek-hiegienis-produk-napkin-yang-anda-pakai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 18:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Karena menurut WHO, Indonesia merupakan Negara dengan penderita kanker mulut rahim No. 1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas !!! Di RSCM: 400 pasien kanker leher rahim baru setia tahun. Di RSCM Kematian akibat kanker serviks sekitar 66%. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=160&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena menurut WHO, Indonesia merupakan Negara dengan penderita kanker mulut rahim No. 1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas !!!</p>
<p>Di RSCM: 400 pasien kanker leher rahim baru setia tahun. Di RSCM Kematian akibat kanker serviks sekitar 66%. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran deteksi dini masih rendah.</p>
<p><tt><span style="font-family:Verdana;">Cara pengecekan:</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">1. Sobek produk pembalut Anda,  ambil bagian inti didalamnya.</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">2. Ambil segelas air putih.  Usahakan gunakan gelas Transparan sehingga</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"> </span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">lebih jelas.</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">3. Ambil sebagian dari lembaran  inti pembalut Anda dan celupkan ke dalam</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"> </span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">air tersebut. Aduk dengan sumpit.</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">4. Lihat perubahan warna air (karena  kalo hieginis dan bersih,seharusnya air akan tetap jernih).</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">5. Lihat apakah produk tersebut  tetap utuh atau hancur seperti pulp.</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"> </span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">Jika</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"> </span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">hancur dan airnya keruh, berarti Anda  menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan  banyak mengandung pemutih (byclean).</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">6. Dan dari produk yang kurang  berkualitas tersebutlah yang sering</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"> </span></span><tt><span style="font-family:Verdana;">menyebabkan di bagian intim wanita selalu  mengalami banyak masalah:</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;"> -   Keputihan</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;"> -   Gatal-gatal</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;"> -   Iritasi</span></tt><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Verdana;font-size:x-small;"><br />
</span></span><tt><span style="font-family:Verdana;"> -   dan lain-lain.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-family:Verdana;">Semoga dapat bermanfaat</span></tt></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=160&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2008/12/13/cek-hiegienis-produk-napkin-yang-anda-pakai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyakit Kanker Insya  Alloh Sudah Tidak Berbahaya Lagi</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2008/01/25/penyakit-kanker-insya-alloh-sudah-tidak-berbahaya-lagi/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2008/01/25/penyakit-kanker-insya-alloh-sudah-tidak-berbahaya-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 23:03:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2008/01/25/penyakit-kanker-insya-alloh-sudah-tidak-berbahaya-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman &#8220;KELADI TIKUS&#8221; (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=154&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span> Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di  Indonesia dapat<br />
memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman<br />
&#8220;KELADI TIKUS&#8221; (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman<br />
obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker<br />
dan berbagai penyakit berat lain.</p>
<p>Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya<br />
tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. &#8220;Tanaman<br />
ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,&#8221; kata Drs.Patoppoi Pasau,<br />
orang pertama yang menemukan tanaman itu di  Indonesia .</p>
<p>Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris<br />
K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti<br />
Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Penang, Malaysia</span>. Lembaga<br />
perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan<br />
pasien dari <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span> , Amerika, Inggris , <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Australia</span> , Selandia Baru,<br />
Singapura, dan berbagai negara di dunia.</p>
<p>Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di<br />
<span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Pekalongan, Jawa Tengah</span>.</p>
<p>Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan<br />
harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut<br />
diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi<br />
(suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran<br />
sel-sel kanker tersebut.</p>
<p>&#8220;Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan<br />
wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan<br />
rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,&#8221; jelas<br />
Patoppoi.</p>
<p>Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus<br />
berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan<br />
informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span> untuk mengobati<br />
kanker. &#8220;Saat itu juga saya langsung terbang ke  <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span> untuk membeli<br />
teh tersebut,&#8221; ujar Patoppoi yang juga ahli biologi.</p>
<p>Ketika sedang berada di sebuah toko obat di  <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span> , secara tidak<br />
sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang<br />
berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan<br />
1996.</p>
<p>&#8220;Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut.<br />
Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi,<br />
tapi langsung pulang ke <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Indonesia</span>  ,&#8221; kenang Patoppoi sambil tersenyum.</p>
<p>Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.<br />
Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat<br />
Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman<br />
tersebut.</p>
<p>Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya<br />
di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Pekalongan Jawa Tengah</span>, balas menghubunginya. Ternyata, mereka<br />
menemukan tanaman itu di sana  . Setelah mendapatkan tanaman tersebut<br />
dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span><br />
untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu.</p>
<p>Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan<br />
bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. &#8220;Dr Teo mengatakan<br />
agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,&#8221; lanjut<br />
Patoppoi.</p>
<p>Akhirnya, dengan tekad bulat dan do&#8217;a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai<br />
memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku<br />
tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi<br />
putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan<br />
tanaman tersebut.</p>
<p>&#8220;Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di<br />
pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut<br />
tumbuh liar di pinggir sungai,&#8221; kata Boni yang mendampingi ayahnya<br />
saat itu.</p>
<p>Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami<br />
penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti<br />
rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. &#8220;Bahkan nafsu makan<br />
ibu saya pun kembali normal,&#8221; lanjut Boni.</p>
<p>Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani<br />
pemeriksaan kankernya. &#8220;Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh<br />
mengejutkan kami</p>
<p>Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang<br />
diberikan pada isterinya. &#8220;Malah mereka ragu, apakah mereka telah<br />
salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,&#8221; lanjut Patoppoi.</p>
<p>Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter<br />
pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar<br />
mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak<br />
mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan<br />
pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam<br />
bulan sekali.&#8221;Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak<br />
mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai<br />
pengobatan alternatif,&#8221; sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p>Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan<br />
keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian<br />
menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasik an bahwa tanaman<br />
tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk<br />
menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia.</p>
<p>Kemudian Dr. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu<br />
apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,&#8221; sambung<br />
Patoppoi.</p>
<p>Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam<br />
bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan<br />
agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha<br />
nyata membantu penderita kanker di Indonesia.</p>
<p>Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis<br />
mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa<br />
Pos, Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala,<br />
penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan<br />
salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan<br />
di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil<br />
menyembuhkan pasien tersebut.</p>
<p>&#8220;Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,&#8221;<br />
ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan.<br />
Dalam</p>
<p>Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim<br />
stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi.<br />
Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku<br />
dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos.</p>
<p>Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien<br />
tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi,<br />
karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.<br />
Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi<br />
berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung.</p>
<p>Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen<br />
Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr.  Teo di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Penang ,<br />
Malaysia</span> . Di kantor Pusat Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Penang , Malaysia</span>  , Patoppoi<br />
mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat<br />
ditemukan memiliki nama Indonesia  .</p>
<p>Ternyata saat Patoppoi mendapat buku &#8220;Cancer, Yet They Live&#8221; edisi<br />
revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku<br />
tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan<br />
kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi<br />
mendirikan perwakilan Cancer Care di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Jakarta</span> dan  Surabaya ..</p>
<p>Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan<br />
lembaga sosial Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Indonesia</span>  , yang juga disebutkan dalam<br />
buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5,  <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Jakarta</span><br />
, telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.</p>
<p>Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span>  telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut<br />
secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus<br />
dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai<br />
tananaman lainnya dengan dosis tertentu. &#8220;Dosis yang diperlukan<br />
tergantung penyakit yang diderita,&#8221; kata Boni.</p>
<p>Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir</p>
<p>Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus<br />
obatnya, dengan harga langsung dari <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span>  , sekitar 40-60 Ringgit<br />
Malaysia  ,&#8221; lanjut Boni.<br />
&#8220;Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik<br />
keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan<br />
perpanjangan waktu pembayaran. &#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah<br />
satu dokter senior di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Surabaya</span>, pada pasiennya yang mengidap kanker<br />
ginjal. Ada dua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat<br />
sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di  <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Surabaya</span> ini.</p>
<p>Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi<br />
pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh<br />
rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani<br />
kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut,<br />
kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah.</p>
<p>Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini<br />
menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk<br />
membantu proses penyembuhan kemoterapi.<br />
Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami<br />
penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi<br />
dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini<br />
belum resmi diteliti di Indonesia</p>
<p>Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai<br />
pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai<br />
&#8220;ter-kun&#8221; atau dokter-dukun.<br />
&#8220;Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan<br />
modern,&#8221; kata dokter tersebut.</p>
<p>Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan<br />
bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan<br />
sabu-sabu di <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Surabaya</span>  , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat<br />
kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III,<br />
pasien tersebut<br />
mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan,<br />
karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari<br />
peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba<br />
tersebut.</p>
<p>&#8220;Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus,<br />
dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul<br />
resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,&#8221;<br />
sambung Boni sambil tertawa.</p>
<p>Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat<br />
serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit<br />
sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus,<br />
beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa<br />
kesakitan.</p>
<p>Menurut data Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Malaysia</span> , berbagai penyakit yang telah<br />
disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker<br />
payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher<br />
rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas,<br />
dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan<br />
milyaran Ringgit Malaysia  selama 5 tahun dapat benar-benar berguna<br />
bagi dunia kesehatan.</p>
<p>Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan<br />
dengan artikel &#8220;Obat Kanker&#8221; bisa menghubungi perwakilan lembaga<br />
sosial</p>
<p><b><span style="font-weight:bold;">&#8220;Cancer Care <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Indonesia</span>  &#8220;<br />
Jl. Kayu Putih 4 no.5 <span style="border-bottom:1px dashed #0066cc;background:transparent none repeat scroll 0 50%;cursor:pointer;" class="yshortcuts">Jakarta</span><br />
telp : 021-4894745.</span></b></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/154/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/154/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=154&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2008/01/25/penyakit-kanker-insya-alloh-sudah-tidak-berbahaya-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kulit Halus</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/12/18/kulit-halus/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/12/18/kulit-halus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 02:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kulit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/12/18/kulit-halus/</guid>
		<description><![CDATA[Kulit halus adalah dambaan setiap kaum hawa, jadi nggak perlu biaya mahal untuk perawatan kulit, cukup menggunakan resep sebagi berikut : Bahan : 1. gelas kecil jus lemon 2. beberapa batang kayu manis atau cinnamon untuk wewangian 3. dua sendok makan minyak zaitun, dan 1/4 gelas susu. Jika anda kurang suka bau kayu manis, ganti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=153&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kulit halus adalah dambaan setiap kaum hawa, jadi nggak perlu biaya mahal untuk perawatan kulit, cukup menggunakan resep sebagi berikut :</p>
<p>Bahan :<br />
1. gelas kecil jus lemon<br />
2. beberapa batang kayu manis atau cinnamon untuk wewangian<br />
3. dua sendok makan minyak zaitun, dan 1/4 gelas susu.<br />
Jika anda kurang suka bau kayu manis, ganti saja dengan rempah-rempah atau bunga yang harumnya anda suka.</p>
<p>Caranya :<br />
Campurkan semua bahan-bahan ini dalam satu wadah. Lalu masukkan ke dalam bathtub jika anda ingin menggunakannya untuk mandi. Atau cukup di baskom kecil untuk sekedar merendam kaki misalnya. Berendamlah selama kira-kira 15 menit sambil menggosok-gosok kulit anda.</p>
<p>Setelah itu bilas dengan air bersih lalu mandi dengan menggunakan sabun biasa. Setelah melakukan ini secara rutin selama beberapa minggu, kulit anda dijamin halus selembut sutra.</p>
<p><em>sumber : http://www.detikhot.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/153/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/153/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=153&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/12/18/kulit-halus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Agar Selalu Nampak Awet Muda</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/26/tips-agar-selalu-nampak-awet-muda/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/26/tips-agar-selalu-nampak-awet-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 09:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sehat & Tip Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/26/tips-agar-selalu-nampak-awet-muda/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak cara yang dapat membuat kulit anda tampak lebih muda. Faktor genetik tentu sahaja sangat berpengaruh. Namun sebenarnya ada sejumlah faktor yang biasa membantu orang menjadi awet muda. 1) Jauhkan Kebiasaan Buruk Anda - Jangan merokok atau berhentilah merokok kerana merokok hanya membuat kulit anda menjadi tidak segar selain memancing sakit jantung dan paru-paru. - [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=152&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="-1"><strong>Banyak cara yang dapat membuat kulit anda tampak lebih muda. Faktor genetik tentu sahaja sangat berpengaruh. Namun sebenarnya ada sejumlah faktor yang biasa membantu orang menjadi awet muda.</p>
<p>1) Jauhkan Kebiasaan Buruk Anda</p>
<p>- Jangan merokok atau berhentilah merokok kerana merokok hanya membuat kulit anda menjadi tidak segar selain memancing sakit jantung dan paru-paru.</p>
<p>- Hindari alkohol kerana jumlah yang berlebihan akan merosakkan sel-sel, gen dan mendorong terjadinnya radang hati serta mencepatkan kerapuhan tulang.</p>
<p>- Pastikan juga anda mendapat tidur yang cukup sebab pada ketika tidur itulah tubuh akan berkerja memperbaiki sel-sel selain merehatkan jantung. Dengan tidur yang cukup, anda akan dapat hidup lebih cergas sepanjang hari. Jika anda mengalami kesulitan tidur malam, apakata cuba minum segelas susu terlebih dahulu sebelum masuk tidur.</p>
<p>- Hindarkan makan terlalu banyak sebelum tidur jika anda ingin mudah terlelap hingga pagi hari.</p>
<p>- Hindari minuman ringan secara berlebihan</p>
<p>- Banyakkan minum air putih minimum 8 gelas sehari</p>
<p>- Bersenam. Jika terlalu sibuk memadailah dengan melakukan senaman jalan kaki setengah jam sebelum mandi setiap pagi</p>
<p>2) Jangan Lupa Perawatan Luar</p>
<p>- Jangan lupa gunakan sun block setiap hari. Tunggu setengah jam sebelum keluar untuk sun block menyerap kedalam kulit. Sinar matahari paling kuat menyenagt pada pukul 1 tengahari</p>
<p>- Melakukan olahraga secara teratur boleh mengawal kadar garam dalam makanan kita, tidak dilupakan ramuan jamu tertentu yg diyakini dapat menjadikan seseorang selalu nampak muda dan segar.</p>
<p>3) Amalkan Pengambilan Makanan Yang Mempunyai Magnesium</p>
<p>Pengambilan ikan secara teratur diyakini dapat menurunkan tekanan darah dan akan menjadikan jantung lebih stabil. Zat magnesium mudah didapati dalam ikan tuna, madu, kacang-kacangngan, bujian-bijian, sayur-sayuran hijau, serta ikan pada umumnya.</p>
<p>Selain itu, anda disarankan untuk minum anggur merah atau jus anggur secara teratur untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tubuh. Banyakkan makanan yang mengandungi vitamin C, E dan D.</p>
<p>Ambillah bawang putih, biji-bijian serta berbagai jenis makanan yang berasal dari laut, ternyata kaya dengan selenium. Selenium merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan kemungkinan kita diserang penyakit jantung, disamping penyakit lainnya.</strong></font></p>
<p>sumber : http://sirloinskipper.fotopages.com/?entry=1038602</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/152/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/152/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=152&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/26/tips-agar-selalu-nampak-awet-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengurangi Varises</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/tips-mengurangi-varises/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/tips-mengurangi-varises/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 19:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Varises]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/23/tips-mengurangi-varises/</guid>
		<description><![CDATA[Varises membuat kaki tidak sedap dipandang. Berikut adalah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi varises: Olahraga secara teratur. Berjalan, berlari, bersepeda dan berenang membuat pembuluh darah sehat Konsumsi banyak serat dan kurangi garam Jangan mengenakan sandal atau sepatu hak tinggi Hindari pakaian atau pakaian dalam ketat yang membatasi aliran darah disekitar pinggang, selangkangan dan kaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=151&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Varises membuat kaki tidak sedap dipandang. Berikut adalah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi varises:</p>
<ul>
<li>Olahraga secara teratur. Berjalan, berlari, bersepeda dan berenang membuat pembuluh darah sehat</li>
<li> Konsumsi banyak serat dan kurangi garam</li>
<li> Jangan mengenakan sandal atau sepatu hak tinggi</li>
<li> Hindari pakaian atau pakaian dalam ketat yang membatasi aliran darah disekitar pinggang, selangkangan dan kaki (ikat pinggang, stocking atau kaus kaki).</li>
<li> Jangan menyilangkan atau menekuk kaki dalam waktu yang lama</li>
<li> Jika pekerjaan menuntut Anda untuk sering berdiri atau duduk, gerakan dan regangkan kaki, putar-putar pergelangan kaki, dan goyangkan jari sesekali</li>
<li> Melakukan peregangan kaki tiap hari</li>
<li> Angkat kaki lebih tinggi dari dada kapanpun sempat.</li>
<li> Istirahatkan kaki di atas bantal saat tidur</li>
<li> Berhenti merokok</li>
</ul>
<p>sumber : http://lisan.gudangbaca.com/kesehatan/tips_mengurangi_varises</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/151/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/151/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=151&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/tips-mengurangi-varises/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>VARISES SAAT HAMIL BISA DICEGAH?</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-saat-hamil-bisa-dicegah/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-saat-hamil-bisa-dicegah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 19:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Varises]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-saat-hamil-bisa-dicegah/</guid>
		<description><![CDATA[Varises di kaki bukan cuma merusak penampilan tapi juga menimbulkan keluhan pegal, kaku, dan rasa nyeri pada bagian betis. Apa yang harus kita lakukan? Varises kerap muncul pada saat kita berbadan dua. Gangguan berupa pelebaran pembuluh darah balik ini tampaknya memang sepele, tapi ternyata cukup mengganggu. Kadang, kaki terasa pegal atau kaku. Kemunculan varises ditandai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=150&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em><font face="Verdana">Varises di kaki bukan cuma merusak penampilan tapi juga menimbulkan keluhan pegal, kaku, dan rasa nyeri pada bagian betis. Apa yang harus kita lakukan? </font></em><br />
<font face="Verdana"><br />
Varises kerap muncul pada saat kita berbadan dua. Gangguan berupa pelebaran pembuluh darah balik ini tampaknya memang sepele, tapi ternyata cukup mengganggu. Kadang, kaki terasa pegal atau kaku.</p>
<p>Kemunculan varises ditandai dengan penonjolan-penonjolan pembuluh darah ke permukaan kulit di daerah betis. Biasanya varises berwarna hijau kebiru-biruan. Tonjolan ini bisa kecil, bisa juga sangat besar. Yang jelas, kurang sedaplah jika dipandang dan kerap membuat si pemilik varises merasa rendah diri.</p>
<p>ASAL-USUL</p>
<p>Apa sebetulnya yang terjadi? Sebenarnya penonjolan-penonjolan ini merupakan pembendungan aliran darah yang terjadi pada pembuluh-pembuluh darah balik (vena). &#8220;Fungsi pembuluh vena yang normal dan sehat adalah membawa darah kotor (darah yang banyak mengandung karbondioksida) kembali ke jantung,&#8221; ujar dr. Nanang Hasani, Sp.OG, dari RSIA Hermina .</p>
<p>Karena harus bekerja melawan gaya berat, maka pembuluh vena dirancang untuk memiliki serangkaian katup yang mencegah membaliknya aliran darah. Bila katup ini hilang, darah cenderung berkumpul pada vena di mana tarikan gaya beratnya besar, seperti kaki dan anus. Nah, karena terbendung, aliran darah pun mencari jalan alternatif.</p>
<p>Caranya ? Dengan membuat &#8220;jalan baru&#8221; melalui pembuluh-pembuluh lain yang lebih kecil yang terletak lebih dalam. &#8220;Jalan baru&#8221; ini bisa terbentuk bukan cuma di kaki saja, melainkan di bagian tubuh mana saja.</p>
<p>MUNCUL SAAT HAMIL</p>
<p>Gangguan varises cenderung lebih banyak menyerang wanita yang bertubuh gemuk dibanding pria. Dan kerap dialami pertama kali oleh wanita yang sedang hamil. Bisa diduga penyebabnya adalah perubahan bentuk rahim yang kian membesar ukurannya, semakin menekan sejumlah pembuluh darah balik di sekitar bagian perut. Akibatnya, terjadilah penyempitan pada pembuluh darah yang tertekan, sehingga aliran darah di beberapa daerah bagian bawah perut menjadi tidak lancar.</p>
<p>Kecuali pembesaran ukuran rahim, hormon pun diduga menjadi penyebab timbulnya varises. Seperti kita tahu kehamilan membawa perubahan hormon. Hormon progresteronlah yang bertanggung jawab pada keadaan yang menyebabkan perubahan pada elastisitas dinding pembuluh darah.</p>
<p>Umumnya wanita yang sudah terkena varises sebelum hamil, akan mengalami varises yang lebih parah saat berbadan dua. Begitu juga varises akan muncul pada wanita hamil di atas usia 40 tahun atau pada kehamilan kedua, ketiga, dan seterusnya serta pada kehamilan dengan bayi kembar.</p>
<p>Kecuali hal yang sudah disebutkan, varises saat hamil bisa juga muncul akibat adanya infeksi.</p>
<p>BISA DI VAGINA</p>
<p>Betis memang bagian yang paling sering terkena serangan varises. Dan varises di bagian inilah yang paling mengganggu penampilan. Tapi sebenarnya varises bisa menyerang bagian tubuh lain, misalnya di anus, yang dikenal dengan istilah wasir atau ambeien.</p>
<p>Pada ibu hamil, varises pun bisa menyerang daerah vagina dan jalan lahir. Memang sangat jarang terjadi. Tapi, varises di bagian bisa menjadi masalah yang cukup serius karena akan mengganggu kelancaran proses melahirkan. &#8220;Gangguan proses persalinan akibat varises bisa membahayakan jiwa calon ibu yang menjalani persalinan normal. Sebab, saat proses mengejan yang kuat bisa mengakibatkan pecahnya varises yang ada di daerah vagina. Akibatnya akan terjadi perdarahan hebat,&#8221; ungkap dr. Nanang.</p>
<p>Umumnya dokter akan menyarankan bedah caesar bagi ibu hamil yang sejak awal sudah terdeteksi mengalami varises di jalan lahir atau di vagina. Tujuannya untuk mencegah perdarahan yang tidak diharapkan.</p>
<p>MIRING KIRI</p>
<p>Varises yang muncul saat hamil umumnya diakibatkan oleh kehamilan itu sendiri. Varises ini muncul karena adanya perubahan pada fungsi dan alat tubuh, juga akibat perubahan hormon. Varises ini sulit dicegah kemunculannya.</p>
<p>Beberapa latihan memang bisa mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan varises, seperti pegal dan rasa kaku di kaki. Sering-seringlah mengangkat kaki sehingga posisinya menjadi lebih tinggi dari bagian tubuh lain. Ini bisa dilakukan selama beberapa waktu untuk mengurangi bendungan darah.</p>
<p>Tapi, perlu diingat cara tersebut di atas tidak menghilangkan varises sama sekali. Begitu juga dengan obat-obatan antivarises atau stocking kaki varises.</p>
<p>Untuk mengurangi terjadinya varises, ibu hamil sebaiknya sering berbaring dengan posisi miring ke kiri. Tujuannya agar pembuluh darah balik yang menuju ke jantung yang terletak di belakang rahim agak ke kanan, tidak tertekan.</p>
<p>INFEKSI</p>
<p>Keluhan varises berupa kaki bengkak atau rasa nyeri biasanya timbul apabila varises terserang infeksi. Keadaan ini disebut plebitis. Kuman penyebab infeksi ini masuk ke dalam tubuh pada waktu proses persalinan berlangsung. Kuman yang berhasil masuk lalu akan ikut aliran darah dan sampai di bagian tubuh yang terserang varises.</p>
<p>Inilah salah satu yang menyebabkan varises menetap kendati persalinan sudah berlalu. Malah si ibu akan merasakan sakit yang bertambah. Infeksi varises ini bisa menimbulkan demam dan pembengkakan.</p>
<p>Plebitis bisa juga diakibatkan oleh thrombus, yaitu zat pembeku pada darah dari rahim yang masuk ke dalam aliran darah. Kondisi ini dalam dunia kedokteran disebut thromboplebitis. Umumnya dokter akan memberi obat anti-pembengkakan dan anti-infeksi untuk mencegah thromboplebitis. Memang jenis yang ini jarang terjadi. Tapi mungkin saja, kan?</p>
<p></font></p>
<p align="center"><font face="Verdana">Mengurangi Rasa Nyeri</font><br />
<font face="Verdana"><br />
*Tegakkan Tungkai</p>
<p>Istirahat sambil tiduran, angkat kaki lebih tinggi untuk beberapa waktu. Apabila Anda duduk di kursi, letakkan kaki pada bangku penyangga. Atau bersantailah dengan menyelonjorkan kaki.</p>
<p>* Jalan-Jalan</p>
<p>Rajin-rajinlah berjalan kaki karena berjalan akan merangsang aliran darah. Gunakanlah alas kaki yang enak dipakai dan aman. Yang perlu diingat, jangan berdiri terlalu lama atau duduk terlalu lama. Berganti-ganti posisi dengan mencari posisi yang nyaman.</p>
<p>* Senam Hamil</p>
<p>Senam hamil akan membantu si ibu berlatih pernafasan pada waktu mengejan, melatih otot-otot panggul, dan mengurangi rasa sakit akibat varises.<br />
* Hindari Pakaian Ketat</p>
<p>Hindari pakaian sempit yang mengganggu sirkulasi darah.</p>
<p>* Konsumsi Makanan Bergizi</p>
<p>Perbanyaklah makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan. Ini bisa mencegah sembelit dan menjauhkan Anda dari varises di sekitar anus dan vagina.</p>
<p>* Mencegah Infeksi</p>
<p>Cegahlah infeksi dengan pola hidup bersih. Misalnya, biasakan mencuci tangan dan kaki dengan sabun. Segera hubungi dokter apabila terjadi pembengkakan atau rasa nyeri.<br />
</font><font face="Verdana"><br />
<strong>Riesnawiati Soelaeman.</strong></font></p>
<pre>sumber: http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg03647.html</pre>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/150/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/150/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=150&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-saat-hamil-bisa-dicegah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>VARISES MENGHAMBAT PERSALINAN NORMAL</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-menghambat-persalinan-normal/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-menghambat-persalinan-normal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 19:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Varises]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-menghambat-persalinan-normal/</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata, varises bukan cuma terjadi di kaki, tapi juga bisa di vagina dan anus. Hati-hati, karena berisiko terjadi perdarahan sewaktu persalinan. Bisa dipastikan, tak ada wanita yang tak ingin tampil indah. Begitu pun kala hamil. Itu sebab tak setiap wanita siap menghadapi perubahan tubuh yang terjadi saat hamil. Sekalipun perubahan itu terjadi di kaki semisal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=149&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><em><font face="Verdana">Ternyata, varises bukan cuma terjadi di kaki, tapi juga bisa di vagina dan anus. Hati-hati, karena berisiko terjadi perdarahan sewaktu persalinan. </font></em><br />
<font face="Verdana">Bisa dipastikan, tak ada wanita yang tak ingin tampil indah. Begitu pun kala hamil. Itu sebab tak setiap wanita siap menghadapi perubahan tubuh yang terjadi saat hamil. Sekalipun perubahan itu terjadi di kaki semisal varises. Betapa tidak? Kehadiran tonjolan biru melingkar-lingkar seperti cacing ini membuat kaki yang semula mulus jadi hilang keindahannya.</font></p>
<p><font face="Verdana">Namun yang harus dicemaskan bukan hilangnya keindahan si kaki, melainkan si varises. Pasalnya, hampir semua wanita hamil yang mengalami varises di kaki, di vaginanya pun ada varises. Ini berbahaya, lo, karena bisa menghambat persalinan, terutama bagi mereka yang melakukan persalinan secara normal atau pervaginam.</font></p>
<p><font face="Verdana">Bukan berarti yang kakinya mulus alias tak terkena varises, akan aman-aman saja, lo. Soalnya, bisa terjadi si varises memang tak bersarang di kaki, melainkan di vagina dan jalan lahir atau di anus. &#8220;Bila varisesnya besar-besar di daerah jalan lahir atau dubur, akan berisiko terjadi perdarahan waktu persalinan, karena pembuluh darah yang membesar itu bisa pecah akibat tertekan tubuh janin saat meluncur keluar dalam persalinan,&#8221; terang <strong>dr. Judi Januadi Endjun, SpOG</strong>, Sonologist, dari FK UPN Veteran/Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.</font></p>
<p><font face="Verdana">Bahkan, saat mengejan pun, bisa saja pembendungan pada pembuluh-pembuluh darah di sekitar jalan lahir tak bisa ditahan oleh dinding pembuluh hingga pecah dan timbullah perdarahan hebat. Akibatnya, harus dilakukan bedah sesar pada si ibu untuk mencegah perdarahan hebat.</font></p>
<p><font face="Verdana">PERUBAHAN NORMAL</font></p>
<p><font face="Verdana">Varises, terang Judi, merupakan pelebaran pembuluh darah vena atau pembuluh darah balik yang diakibatkan kelemahan pada dinding otot pembuluh darah tersebut atau karena ada gangguan pada klep vena.</font></p>
<p><font face="Verdana">Saat hamil, wanita akan mengalami perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon progesteron. Perubahan hormonal yang besar itu mengakibatkan terjadi perubahan fisik dan psikis yang nyata. Misal, payudara membesar dan aerola mammae yang tampak lebih kehitaman, tubuh terasa lemas, pusing, serta merasa mual-muntah.</font></p>
<p><font face="Verdana">Nah, perubahan hormonal juga berpengaruh pada dinding pembuluh darah, yaitu membuat elastisitas dinding pembuluh darah makin bertambah, hingga dinding pembuluh darah (baik arteri maupun vena) makin lentur. Akibatnya, pembuluh darah jadi tambah besar dan melebar. Namun pembesaran dan pelebaran ini terlihat lebih nyata pada pembuluh darah vena karena pembuluh darah vena lebih tipis dibanding pembuluh darah arteri (nadi).</font></p>
<p><font face="Verdana">Pelebaran pembuluh darah ini perlu untuk memenuhi kebutuhan janin, agar aliran darah dan volume darah yang memang makin meningkat pada wanita hamil dapat tersuplai dengan baik, hingga pertumbuhan janin pun berlangsung normal. Bukankah rahim yang membesar butuh penyediaan aliran darah yang banyak, hingga pembuluh-pembuluh darah yang menjadi tempat darah mengalir akan bertambah besar dan banyak?</font></p>
<p><font face="Verdana">Namun, akibat efek mekanik penekanan rahim, maka aliran darah balik dari anggota gerak bawah dan panggul mengalami hambatan hingga terjadi bendungan yang bisa menyebabkan pelebaran vena atau varises.</font></p>
<p><font face="Verdana">TERGANTUNG BESAR RAHIM</font></p>
<p><font face="Verdana">Pada wanita hamil, umumnya varises terjadi di daerah panggul dan anggota gerak bagian bawah. Soalnya, pembuluh-pembuluh darah di daerah itulah yang berhubungan erat dengan rahim. Sementara kemunculannya bisa kapan saja, bahkan bisa sejak kehamilan trimester pertama, tergantung sebelumnya sudah ada varises atau tidak. Yang jelas, tegas Judi, sejalan bertambahnya usia kehamilan, biasanya varises makin tambah parah.</font></p>
<p><font face="Verdana">Varises bertambah besar bila aliran darah di pembuluh vena mengalami bendungan. Pembendungan bisa terjadi, seperti diungkap di atas, akibat efek mekanik penekanan rahim. Adapun besarnya pembendungan aliran darah amat tergantung besarnya rahim. Makanya, varises makin parah di bulan-bulan terakhir kehamilan karena beban perut makin besar. Bukankah makin bertambah usia kehamilan, rahim pun akan makin besar? Nah, rahim yang makin besar ini, makin lama makin menekan pembuluh darah balik yang terdapat di bagian bawah perut.</font></p>
<p><font face="Verdana">Selain itu, bagian kepala janin yang sudah turun ke rongga panggul juga mempengaruhi. Akibatnya, aliran peredaran darah di daerah itu tak lancar. Aliran darah yang terhambat dan terbendung inilah yang tampak sebagai tonjolan di bawah kulit. Pada betis, tonjolan itu tampak sebagai garis-garis panjang warna hijau kebiru-biruan.</font></p>
<p><font face="Verdana">Pembesaran ini makin diperparah oleh sikap tubuh yang salah semisal berdiri terus-menerus, duduk yang terlalu lama, dan sering mengangkat beban berat. Terlebih bila wanita hamil kurang berolahraga. Itu sebab, wanita hamil dianjurkan rajin berolah raga agar aliran darah tetap lancar.</font></p>
<p><font face="Verdana">Sementara varises di anus yang lebih dikenal dengan istilah ambeien, salah satu pemicunya adalah kebiasaan buang air besar dengan cara duduk. Mereka yang kurang menkonsumsi makanan berserat pun punya kecenderungan cukup besar untuk menderita varises di anus.</font></p>
<p><font face="Verdana">Kecenderungan varises juga makin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari 2 kali maupun wanita hamil usia di atas 40 tahun. Penyebabnya, tak lain ada arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang berdampak dinding pembuluh darah jadi kehilangan daya lentur/elastisitasnya. Kekakuan dinding arteri ini akan menghambat aliran vena, hingga varises pun timbul.</font></p>
<p><font face="Verdana">Selain tentu saja varises juga terjadi pada mereka yang memang berbakat.</font></p>
<p><font face="Verdana">SULIT DIOBATI</font></p>
<p><font face="Verdana">Untuk varises di kaki, pembesaran bisa dicegah dengan memakai stocking khusus. Sayang, stocking ini tak nyaman dipakai karena menimbulkan rasa gerah lantaran iklim di Indonesia yang panas.</font></p>
<p><font face="Verdana">Sementara pembesaran varises di vagina dan anus, tak ada alat khusus yang bisa mencegahnya. Namun bila wanita hamil rajin mengangkat kaki dengan cara menaruhnya di atas bantal kala sedang tidur-tiduran atau membaca buku, sedikit banyak bisa membantu melancarkan aliran darah. Dengan cara ini diharapkan beban yang harus ditopang kaki jadi makin berkurang. Selain penggunaan sepatu, sebaiknya dengan hak maksimal 2 cm agar aliran darah tak terhambat. Kemudian saat tidur, usahakan jangan berbaring hanya dalam satu posisi untuk menghindari tekanan pada pembuluhpembuluh darah di satu tempat.</font></p>
<p><font face="Verdana">Akan halnya pengobatan varises, biasanya cuma bersifat mengurangi keluhan. Soalnya, varises yang terjadi saat kehamilan amat sulit diobati. Selain harus memperhitungkan dampak negatif yang mungkin terjadi pada janin, juga proses terjadi varises berkaitan dengan kehamilan. Bukankah makin tua usia kehamilan akan makin besar rahim, hingga makin besar pula efek bendungan pada pembuluh-pembuluh vena hingga varises makin besar?</font></p>
<p><font face="Verdana">Makanya, saran Judi, mereka yang berbakat atau sudah punya penyakit ini, sebaiknya varises diobati sebelum hamil. Jikapun keluhannya sudah terasa mengganggu, akan diberi obat oles yang memunculkan efek menghangatkan. Kadang juga diberi vitamin tambahan yang bekerja untuk syaraf seperti vitamin B1, B6, dan B12. Atau bahkan diberi suntikan yang bersifat mengurangi rasa sakit, karena varises yang parah akan dirasakan pegal-pegal, panas, dan sakit oleh si ibu hingga membuatnya sering merasa tak nyaman serta menimbulkan banyak keluhan dan stres. Tentu obat suntiknya harus dipilih yang aman bagi janin.</font></p>
<p><font face="Verdana">TAK BISA NORMAL LAGI</font></p>
<p><font face="Verdana">Menurut Judi, wanita yang pada kehamilan pertamanya mengalami varises, biasanya pada kehamilan kedua dan seterusnya akan makin parah varisesnya. Soalnya, elastisitas otot-otot jadi berubah, hingga varises yang diderita pun makin berat. Pada kasus ini, biasanya untuk kembali normal akan sulit, hingga jalan operasilah yang bisa mengatasinya.</font></p>
<p><font face="Verdana">Umumnya, varises yang terjadi karena kehamilan akan hilang sendiri setelah kelahiran bayi. Bukankah dengan mengecilnya rahim, pembendungan tak ada lagi, hingga aliran darah pun lancar kembali? Namun begitu, untuk sebagian wanita mungkin saja tak bisa normal kembali. Jadi, varisesnya masih tampak besar-besar, hingga perlu penanganan dokter lebih lanjut.</font></p>
<p><font face="Verdana">Waktu menghilangnya pun tak sama pada masing-masing ibu. Ada yang dalam waktu cepat bisa hilang, misal, setelah kelahiran bayi, tapi ada pula yang hingga waktu nifas baru hilang. &#8220;Tiap wanita punya ciri dan sifat sendiri dalam tubuhnya, termasuk dalam susunan pembuluh darahnya,&#8221; kata Judi. Hal ini pula yang menyebabkan tak setiap wanita akan mengalami varises.</font></p>
<p align="center"><font face="Verdana">Tips Mencegah Varises</font><br />
<font face="Verdana"><br />
* Rajin senam.<br />
* Tak mengenakan pakaian ketat.<br />
* Sesering mungkin mengangkat kaki lebih tinggi dari tubuh.<br />
* Jika otot kaki terasa pegal, pijatlah hingga aliran darah kembali normal.</font></p>
<p align="center"><font face="Verdana">Mencegah Ambien Bertambah Parah</font><br />
<font face="Verdana"><br />
Biasanya dokter akan memeriksa varises di anus (ambeien) dan saluran pembuangan bagian bawah ini dengan alat bernama anuskopi. Dari situ dokter bisa melihat, apakah varises akan membahayakan kehamilan dan proses persalinan atau tidak.</font></p>
<p><font face="Verdana">Saran Judi, bila memang sudah punya ambeien sebelum hamil, lebih baik ambeiennya dioperasi dulu sebelum kehamilan berlangsung. Soalnya, jika sudah kadung hamil, tak bisa dilakukan tindakan operasi. Yang bisa dilakukan hanya mencegah agar pembuluh darah tak bertambah melebar.</font></p>
<p><font face="Verdana">Pencegahan bisa dilakukan, antara lain:</font></p>
<p><font face="Verdana">- Jangan menunda keinginan buang air besar, tapi cobalah usahakan untuk buang air besar secara teratur tiap hari.</font></p>
<p><font face="Verdana">- Usahakan minum air jangan kurang dari 2 liter per hari.</font></p>
<p><font face="Verdana">- Perbanyak makanan yang mengandung serat, seperti sayuran dan buah-buahan.</font></p>
<p><font face="Verdana">- Lakukan olahraga secara teratur, terutama olahraga untuk orang hamil, seperti senam hamil.</font></p>
<p><font face="Verdana">- Jika sudah kadung ada perdarahan atau nyeri yang hebat di daerah tersebut, segera konsultasikan ke dokter.</font></p>
<p><strong><font face="Verdana">Indah Mulatsih</font></strong></p>
<p>sumber: http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg03647.html</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/149/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/149/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=149&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-menghambat-persalinan-normal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencegahan Varises</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/pencegahan-varises/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/pencegahan-varises/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 18:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Varises]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/23/pencegahan-varises/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa cara mencegah munculnya Varises: Untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena, lakukan olahraga yang teratur Kurangi menggunakan sepatu hak tinggi karena penggunaan otot betis menjadi tidak maksimal. Bila memang harus selalu menggunakan sepatu hak tinggi, sering istirahat dan menggerakkan kaki setiap 15 menit. Hindari berdiri terlalu lama. Bila tuntutan kerja mengharuskan anda banyak berdiri, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=148&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa cara mencegah munculnya Varises:</p>
<ol>
<li>Untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena, lakukan olahraga yang teratur</li>
<li>Kurangi menggunakan sepatu hak tinggi karena penggunaan otot betis menjadi tidak maksimal. Bila memang harus selalu menggunakan sepatu hak tinggi, sering istirahat dan menggerakkan kaki setiap 15 menit.</li>
<li>Hindari berdiri terlalu lama. Bila tuntutan kerja mengharuskan anda banyak berdiri, pindahkan beban dari satu kaki ke kaki yang lainnya setiap beberapa menit.</li>
<li>Jangan duduk sambil menyilangkan kaki terlalu lama karena dapat menghambat peredaran darah</li>
<li>Jangan sering menggunakan pakaian ketat pada bagian pinggang, paha dan kaki</li>
<li>Biasakan mengkonsumsi vitamin C dan E sebab baik untuk pembuluh darah.</li>
<li>Banyak mengkonsumsi makanan berserat, buah dan sayur</li>
<li>Kurangi konsumsi garam untuk menghindari pembengkakkan</li>
<li>Hindari makanan pedas karena dapat merangsang pelebaran pembuluh darah</li>
<li>Lakukan senam kaki. Sambil duduk putar pergelangan kaki searah jarum jam dan sebaliknya</li>
<li>Angkat kaki saat beristirahat</li>
<li>Berdiri tegak setiap 45 menit setelah anda duduk bekerja seharian</li>
<li>Mandi dengan air panas dan dingin bergantian sangat baik untuk peredaran darah</li>
</ol>
<p>sumber : http://www.obi.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=56&amp;Itemid=2</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/148/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/148/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=148&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/pencegahan-varises/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Varises Vagina</title>
		<link>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-vagina/</link>
		<comments>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-vagina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 18:48:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>racik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Varises]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-vagina/</guid>
		<description><![CDATA[oleh Dr. dr. Sofie Rifayani Krisnadi, SpOG VARISES adalah pembuluh darah balik di bawah kulit atau selaput lendir (mukosa) yang melebar dan berkelok/melingkar akibat kelainan katup dalam pembuluh darah balik tersebut. Biasanya varises terjadi pada tangan dan kaki, namun pada beberapa orang dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pada lambung, rectum (usus besar dekat anus), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=147&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh Dr. dr. Sofie  Rifayani Krisnadi, SpOG</p>
<p>VARISES adalah pembuluh darah balik di bawah kulit atau selaput lendir (mukosa) yang melebar dan berkelok/melingkar akibat kelainan katup dalam pembuluh darah balik tersebut. Biasanya varises terjadi pada tangan dan kaki, namun pada beberapa orang dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pada lambung, rectum (usus besar dekat anus), vagina, skrotum, dan vulva (bibir kemaluan). Sekira 20-30% wanita mengalami varises, terutama pada kehamilan.</p>
<p>Banyak faktor yang merupakan faktor risiko (bukan penyebab) meningkatkan kemungkinan terjadinya varises, seperti faktor keturunan, jenis kelamin (wanita empat kali lebih sering dari laki-laki), kehamilan, kegemukan (obesitas), pekerjaan yang membutuhkan lama duduk atau lama berdiri, pil KB atau pengobatan dengan estrogen.</p>
<p>Pada umumnya varises tidak menyebabkan gejala yang terlihat hanyalah penonjolan pembuluh darah di bawah kulit atau mukosa. Pada varises vagina, pelebaran pembuluh darah akan terlihat di bawah lapisan selaput lendir vagina. Pada sebagian penderita varises, terutama varises pada kaki, kaki akan terasa berat, lelah dan nyeri yang bertambah apabila ia banyak berdiri atau duduk. Gatal-gatal atau perubahan warna kulit menjadi kebiruan juga merupakan ciri-ciri varises.</p>
<p>Pada kebanyakan wanita hamil yang mengalami varises vagina, persalinan normal masih dapat dilakukan, kecuali pada varises vagina yang sangat berat, dokter akan menganjurkan operasi sesar. Dokter akan dapat mengetahuinya ketika memeriksa panggul saat kehamilan atau pemeriksaan persalinan. Setelah persalinan, dengan sendirinya varises akan mengecil dan seringnya tidak mengganggu lagi. Apabila ibu hamil lagi, pada umumnya varises akan datang kembali.</p>
<p>Pendarahan karena varises vagina, pada umumnya terjadi saat persalinan karena pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma/laserasi jalan pada saat bayi lahir. Sangat jarang perdarahan akibat varises biasanya terjadi lama setelah persalinan.</p>
<p>Pada kehamilan yang akan datang, informasikan apa yang telah Ibu alami, periksakan keadaan varisesnya dan rencanakan jenis persalinan apa yang akan dijalani.</p>
<p>Mengingat satu dari tiga ibu hamil mengalami varises, sebaiknya Ibu jangan  terlalu cemas untuk hamil kembali.</p>
<p>sumber : <a href="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0703/12/hikmah/konsultasi.htm" target="_blank">::pikiranrakyat::</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/racik.wordpress.com/147/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/racik.wordpress.com/147/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/racik.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/racik.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/racik.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=racik.wordpress.com&amp;blog=956000&amp;post=147&amp;subd=racik&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://racik.wordpress.com/2007/11/23/varises-vagina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a334a1090fa73789cdc401f59abcfdf4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">racik</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
