9 RESEP SOUP POPULER ASIA

April 7, 2007

9 POPULAR SOUP ASIA
Resep: Budi Sutomo- www.budiboga.blogspot.com
Lain benua lain pula masakanya. Di negara-negara Eropa banyak
dijumpai berbagai jenis soup, diantaranya clear soup atau soup jernih
sejenis consomme dan thick soup yang lazim kita sebut dengan soup kental.

Berbeda dengan negara-negara di Asia. Asian soup lebih
didominasi aneka soup bening, bahan isi yang digunakan biasanya
sayuran dan hasil laut seperti udang, kerang, ikan dan cumi-cumi.
Untuk bumbu juga lebih banyak menggunakan bahan yang segar ,
diantaranya ada bawang merah, bawang putih, jahe, serai, asam, daun
sledri, daun bawang dan jeruk nipis. Berbeda dengan soup dari Eropa
yang banyak menggunakan rempah-rempah kering seperti thyme, bay
leaf, oregano, basil dan whole pepper atau lada butir.

Untuk cita rasa tidak perlu diragukan lagi. Siapa yang tak
kenal Tom Yam Gung, Thailand soup bercitarasa asam pedas, Kimlo soup
dari China dengan isi seafood yang lezat atau dari Indonesia sendiri
ada Sop Buntut yang kepopulerannya sampai ke manca negara. Kesegaran
bahan, citarasa yang ringan dan aroma yang lembut menjadikan Asian
soup mudah diterima oleh siapa saja.

Anda tentunya penasaran ingin mencoba salah satu dari 9 popular
soup Asia. Beragam soup dengan variasi rasa dan bahan yang berbeda
kami sajikan untuk anda, diantaranya SOUP BUNTUT (Indonesia), KIAM
CHYE SOUP (Singapura), TOM YAM GUNG SOUP (Thailand), JUAN LO SOUP
(Korea), MISO SOUP (Jepang), KIMLO SOUP(China), CANH TRUNG CATRUA
SOUP(Vietnam), HINGYO SOUP (Burma) dan MULLIGATAWNY SOUP (Sri lanka).
Banyak pilihan bukan? Nah…Selamat Mencoba!. * Budi Sutomo

TIPS MEMBUAT SOUP YANG HARUM, JERNIH DAN LEZAT

Setiap soup mempunyai teknik mengolah yang berbeda satu dengan
lainnya. Memang tidak ada standar yang baku dalam mengolah dan
menyajikan soup, kreatifitas juru masaklah yang menjadi kunci
keberhasilan karena memasak adalah gabungan dari sains, felling dan
art. Walaupun begitu ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
membuat soup dan ini biasanya menjadi pakem yang tidak tertulis oleh
para juru masak. Apa saja sih pakemnya?. Simak tips berikut :
1. Untuk menghasilkan kaldu dengan cita rasa yang lezat, gunakan
perbandingan 2 : 1 antara cairan, baik itu air, santan maupun susu
dengan daging/tulang.
2.Agar menghasilkan kaldu daging atau ayam yang jernih, sebaiknya cuci
daging/tulang sampai bersih. Rebus selama lima menit dan buang air
perebusan pertama yang banyak mengandung lemak. Ganti dengan cairan
yang baru, rebus lagi dengan api kecil sambil di skim busanya yang
terapung. Penambahan meat clarifycation (campuran daging cincang
dengan putih telur) akan mengikat kotoran sehingga kaldu yang
dihasilkan lebih jernih. Jangan lupa menyaringnya dengan kain
kasa/saringan kawat halus.
3.Kaldu yang harum dan lezat bisa diperoleh jika anda merebusnya
dengan api kecil selama 1,5 – 2 jam, sehingga sari-sari dari tulang
atau daging dapat keluar maksimal. Penambahan mire poix (potongan
wortel, bawang bombay, batang bawang, batang sledri) dan bouquet garni
(rempah-rempah yang diikat jadi satu dengan batang bawang), sangat
membantu meningkatkan cita rasa soup.
4. Jangan merebus terlalu lama untuk kaldu udang/ikan. Cita rasa
manis khas seafood stock akan hilang. 60 menit waktu yang maksimal
untuk perebusan. Jangan lupa menambahkan beberapa potong jahe dan air
jeruk nipis untuk menghilangkan aroma amis.
5. Selalu menambahkan sayuaran beberapa saat sebelum diangkat dan
dihidangkan agar warna, tekstur dan rasa tetap baik dan segar.
Kecuali untuk kacang-kacangan yang memerlukan waktu lama agar
diperoleh tekstur yang empuk.

Bahan Langka Yang Sering Digunakan

Klabet : Sejenis Biji-bijian, berwarna kuning. Bumbu ini biasanya
digunakan dalam masakkan bersantan, fungsinya hampir sama dengan
kemiri mengentalkan dan memberikan rasa legit pada masakan.

Tahu Sutra : Sering juga di sebut dengan tahu Jepang. Sejenis tahu
dengan tekstur sangat lembut. Sebaiknya direndam dalam air panas
sebelum dipotong-potong agar teksturnya sedikit keras.

Kombu : Bahan dasar untuk membuat dashi/kaldu. Sejenis ganggang laut,
bisa didapatkan diswalayan bagian makanan Jepang.

Miso : Produk fermentasi dari kedelai. Tersedia dalam dua jenis
yaitu merah dan coklat. Gunakan yang berwarna kemerahan untuk
citarasa yang lebih ringan.

Okra : Sayuran buah dengan tekstur lembut, rasa dan teksturnya hampir
sama dengan oyong/gambas. Banyak dipakai di dapur Asia, Eropa dan
Middle East

Daun Ketumbar/Coriander Leaf : Bentuknya menyerupai daun sledri dengan
aroma harum kas yang sangat tajam. Banyak dipakai dalam kuliner Asia
dan Middle East.

SOP BUNTUT
(Indonesia)

Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml air
1 kg buntut sapi, potong menurut ruasnya
200 gr wortel, potong dadu 1 x 1 cm
200 gr kentang, potong dadu 1 x 1 cm
2 batang daun bawang, rajang kasar
1 batang tangkai dan daun sledri, iris halus
3 cm jahe, memarkan
½ sdt pala bubuk
7 siung bawang putih, haluskan
4 siung bawang merah, haluskan
1 sdt merica butir
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat :
1. Rebus bersama air potongan buntut sapi dengan api kecil. Tambahkan
garam, batang bawang, batang sledri dan lada butir. Masak sampai
daging empuk. Saring dan sisihkan kaldunya.

2. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, pala dan jahe
sampai harum.
3. Panaskan kembali kaldu, tambahkan tumisan bumbu, wortel, kentang
dan buntut sapi kedalamnya. Masak sampai sayuran matang, hidangkan
selagi panas dengan ditaburi irisan daun bawang dan sledri.

KIAM CHYE SOUP
(Singapura)
Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml air
1 kg daging iga sapi beserta tulang, potong-potong.
200 gr sawi asin, potong 4 cm
3 buah tomat, 1 buah tomat potong bagi 4
1 butir bawang bombay, potong membulat
2 cm jahe, memarkan
5 butir bawang putih, cincang kasar.
1 sdt lada halus
1 sdt gula pasir
¼ sdt vetsin
20 gr bawang goreng untuk taburan
Cara Membuat :
1. Rebus daging iga sapi beserta tulang, tambahkan jahe, lada, garam,
gula,bawang putih dan vetsin. Masak sampai daging lembut, angkat dan
saring kaldunya. Sisihkan.
2. Panaskan kembali kaldu, tambahkan daging iga sapi beserta
tulangnya dan bawang bombay. Sesaat sebelum diangkat tambahkan sawi
asin.
3. Hidangkan panas dengan ditaburi bawang goreng.

TOM YAM GUNG SOUP
(Thailand)
Untuk 4 porsi
Bahan A :
1500 kaldu udang
2 batang serai, memarkan
3 cm jahe, memarkan
4 siung bawang putih, cincang kasar
3 lembar daun jeruk
1 sdm kecap ikan/nampla sauce
1 sdm tom yam powder*
11/2 sdt garam halus
3 buah cabai rawit merah, haluskan/namprik
2 sdm minyak untuk menumis
Bahan B :
200 gr udang ukuran besar, buang kepala dan bersihkan
100 gr jamur merang
8 biji cabai rawit, biarkan utuh
1 batang serai, ambil yang berwarna putih. potong-potong
1 batang daun ketumbar
2 lembar daun jeruk, iris halus
3 sdm air jeruk nipis
Cara Membuat :
1. Tumis bawang putih dan cabai merah halus sampai harum. Tambahkan
semua bahan A, rebus dengan api kecil kuranglebih 30 menit.
2. Saring dan tambahkan serai, daun jeruk, cabai rawit halus, udang,
jamur dan cabai utuh. Masak kurang lebih 5 menit dalam api sedang.
Sesaat sebelum dihidangkan tambahkan daun ketumbar dan air jeruk
nipis. Angkat dan hidangkan panas.
* Tom Yam Powder : Bumbu kaldu instan Tom yam soup, bentuknya bubuk.
Bumbu

JUAN LO
(Korea)
Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml kaldu daging
400 gr daging has dalam, iris tipis-tipis
200 gr cumi-cumi, potong seperti bunga
100 gr wortel, potong bulat-bulat
3 batang batang bawang, potong serong sepanjang 3 cm
2 butir telur, dadar, digulung dan iris tipis-tipis
2 cm jahe, memarkan
4 buah bawang putih, memarkan
1 ½ sdt garam
1 sdt lada
75 gr kacang mete goreng, untuk taburan
Saus Wijen :
3 sdm minyak wijen
4 sdm kecap asin
2 sdm air matang
1 sdm cuka
1 sdm gula pasir
Cara Membuat :
1. Rebus daging bersama air, lada, jahe, garam, dan bawang putih.
masak sampai daging lunak, saring kaldunya dan sisihkan.
2. Panaskan kembali kaldu dalam panci juan lo. Masukan daging, cumi,
wortel, dan daun bawang. Masak sampai semua sayuran matang.
3. Hidangkan soup panas-panas dengan telur dadar dan ditaburi kacang
mete goreng. Lengkapi soup dengan saus wijen.
4. Saus Wijen: Campur semua bahan saus dalam bowl, aduk rata sampai
terbentuk emulsi yang kental. Hidangkan sebagai pelengkap soup.

MISO SOUP
(Jepang)
Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml kaldu dashi *
8 cm kombu/ganggang laut **
50 gr miso***
300 gr fillet daging ikan snapper merah/kakap merah, potong 2 x 5 cm
200 gr tahu sutra/tahu jepang. Potong membulat setebal 1 ½ cm
2 batang dan daun bawang, potong sepanjang 3 cm
100 gr daun selada air/daun bayam
60 gr jamur Shitake kering, rendam dalam air hangat
Cara Membuat :
1. Panaskan dashi sampai mendidih. Masukan kombu, rebus dengan api
kecil selama 15 menit. Angkat dan saring kaldunya.
2. Tambahkan miso ke dalam kaldu dan panaskan kembali. Masukan fillet
ikan, tahu sutera dan jamur sitake, masak sampai daging, tahu dan
jamur bertekstur lembut. Sesaat sebelum diangkat tambahkan daun
bayam/selada air, batang dan daun bawang. Hidangkan panas.
* Dashi : Kaldu untuk bahan dasar soup khas jepang. Terbuat dari
air, kombu/ganggang laut dan ikan Bonito kering. Jika tidak
tersedia bisa diganti dengan dashi instant.
** Kombu : Bahan dasar untuk membuat dashi/kaldu. Sejenis ganggang
laut, bisa didapatkan di swalayan bagian makanan jepang. Dijual dalam
bentuk kering.
*** Miso : Produk fermentasi kedelai, sejenis tauco. Tersedia dalam
dua jenis yaitu merah dan cokelat. Gunakan yang berwarna kemerahan
untuk citarasa yang lebih ringan.

KIMLO SOUP
(Cina)

Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml kaldu ayam
400 gr daging ayam, rebus dan suwir-suwir dagingnya
8 buah bakso ikan, kerat melintang
200 gr udang sedang besarnya, kupas dan bersihkan
30 gr jamur kuping, rendam air hangat
30 gr soun, rendam air hangat
30 gr bunga sedap malam, simpulkan dan rendam air hangat
60 gr wortel, potong serong
60 gr kapri, bersihkan dan biarkan utuh
6 siung bawang merah, cincang halus
4 siung bawang putih, cincang halus
2 sdm kecap manis
1 ½ sdt garam
1 sdt lada halus
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
Tambahkan kaldu ayam, masak sampai mendidih.
2. Tambahkan semua bahan kecuali kapri dan soun. Setelah semua bahan
matang, tambahkan kapri dan soun. Angkat dan sajikan panas.

CANH TRUNG CATRUA SOUP
(Vietnam)
Untuk 6 porsi
Baha :
1500 ml air
250 gr daging ayam, potong dadu 2 x 2 cm
400 gr campuran sayap dan kaki ayam, memarkan (bahan kaldu)
2 putih telur, kocok sebentar
150 gr jagung manis pipilan
2 buah tomat, potong dadu 1 x 1 cm
5 siung bawang merah, haluskan
2 siung bawang putih, haluskan
2 cm laos, memarkan
1 sdt gula pasir
1 ½ garam
1 sdt ketumbar, sangrai dan haluskan
1 sdm kecap ikan
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdt lada halus
2 lembar daun jeruk purut
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
Tambahkan sayap dan kaki ayam, masak sampai berubah warna.
2. Tambahkan air, lada, garam, laos, daun jeruk, gula pasir, kecap
ikan dan ketumbar. Masak dalam api kecil selama 45 menit. Angkat dan
saring kaldunya.
3. Panaskan kembali kaldu ayam, tambahkan daging ayam dan masak sampai
daging lembut. Tambahkan putih telur sedikit demi sedikit sambil
diaduk. Sesaat sebelum diangkat tambahkan potongan tomat dan jagung
manis. Masak sesaat, angkat dan taburi dengan daun bawang. Hidangkan
panas.

HINGYO SOUP
(Burma)
Untuk 6 porsi
Bahan :
1500 ml air
12 buah siomay isi udang, kukus
100 gr okra/timun hijau, potong bentuk korek api
100 gr lobak, potong bentuk korek api
100 gr wortel, potong bentuk korek api
25 gr ebi, haluskan
6 siung bawang merah, cincang halus
4 siung bawang putih, cincang halus
1 sdt lada halus
1 ½ sdt garam
2 sdm minyak goreng
Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
Tambahkan ebi, aduk sebentar. Tuang air dan rebus dengan api kecil
selama 35 menit. Angkat dari perapian dan saring kaldunya.
2. Panaskan kembali kaldu ebi, masukan wortel, okra/timun, lobak dan
siomay isi udang. Masak selama 3 menit, angkat dan sajikan panas.

MULLIGATAWNY SOUP
(Sri Lanka)
Untuk 6 porsi
Bahan :
1100 ml kaldu daging/air
800 gr daging kambing, potong 6 x 2 cm
500 ml santan dari 1 butir kelapa
200 gr kentang, 1 kentang belah menjadi empat dan goreng
3 sdm minyak samin
3 cm jahe, memarkan
3 cm kunyit, haluskan
1 sdm ketumbar, sangrai dan haluskan
½ sdm klabet*, sangrai dan haluskan
½ sdt jintan, sangrai dan haluskan
¼ sdt bubuk kayu manis
1 sdt cabai kering bubuk
1 butir bawang bombay, cincang kasar
2 sdm air jeruk nipis
1 lembar daun salam
Cara Membuat :
1. Panaskan minyak samin, tumis bawang bombay, bawang putih, kunyit,
jahe, daun salam, ketumbar dan jinten, masak sampai layu dan harum.
Tambahkan daging kambing, masak beberapa saat sampai daging berubah
warna.
2. Tambahkan kaldu daging/air, masak sampai daging empuk. Tambahkan
santan, kayu manis, jeruk nipis dan kentang goreng. Masak lagi sampai
kuah mengental.
3. Hidangkan panas dengan dilengkapi irisan jeruk nipis dan taburi
cabai merah bubuk di atasnya.

• Klabet : Sejenis biji-bijian, berwarna kuning. Bumbu ini banyak
digunakan dalam masakan bersantan, fungsinya hampir sama dengan kemiri
mengentalkan dan memberikan rasa legit pada masakan.


RESEP MUFFIN UBI

April 7, 2007

Muffin Ubi Hitam Manis

Untuk 10 Buah
Bahan:
150 gr ubi jalar, kukus dan haluskan
100 g margarin/mentega
100 g gula pasir
4 butir kuning telur
2 butir putih telur
100 g tepung terigu
½ sdt baking powder
100 g cokelat masak, lelehkan
50 g cokelat masak, cincang
Cara membuat:
1. Kocok margarin dan gula hingga mengembang kaku. Masukkan kuning
dan putih telur satu per satu sambil terus dikocok dengan kecepatan
sedang.
2. Tambahkan tepung terigu, baking powder dan ubi. Aduk rata. Tuangkan
coklat yang sudah dilelehkan dan cokelat cincang, aduk rata.
3. Tuang adonan dalam cetakan muffin yang telah dialas dengan cup
kertas. Oven pada suhu 180 derajat celcius kurang lebih 20 menit.
Angkat dan dinginkan. Hias atasnya dengan coklat tim dan sajikan segera.
Resep : Budi Sutomo


RESEP ROTI UNYIL

April 7, 2007

ROTI UNYIL

Resep: Budi Sutomo

Resep Dasar Roti Unyil
Bahan:
375 gr tepung terigu protein tinggi/hard wheat
100 gr tepung terigu protein sedang
130 gr gula pasir
3 kuning telur
100 gr mentega
275 ml air es
30 gr susu bubuk
11 gr ragi instan
1 sdt bread improver/pengempuk roti
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
1. Campur semua bahan kering, aduk rata. Masukan kuning telur dan air
es sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambah kan
mentega uli lagi sampai terbentuk adonan yang licin dan lembut.
2. Diamkan adonan selama 45 menit atau sampai mengembang dua kali
lipat. Kempeskan adonan dan potong-timbang sesuai kebutuhan resep.
3. Fermentasikan kembali selama 30 menit. Kempeskan lagi dan adonan
siap dibentuk sesuai jenis kue.

Kincir Keju Mungil
Untuk 70 buah
Bahan:
1 resep dasar roti manis
300 gr keju cheddar, parut memanjang
Olesan:
1 sdm madu
1 sdm mentega cair
1 kuning telur
½ sdm susu bubuk
4 sdm air matang
1 sdm gula halus
Cara membuat:
1. Giling adonan roti setebal ½ cm. Potong bentuk segi empat dengan
ukuran 4 x 4 cm. Potong setiap sudut dan tarik ke bagian tengah
sehingga membentuyk kincir angin.
2. Tekan bagian tengah yang merupakan kumpulan ujung sudut agar tidak
lepas. Isi dengan keju parut, oles dengan bahan olesan. Lakukan
sampai adonan habis.
3. Siapkan loyang yang telah dioles dengan mentega, atur adonan di
atas loyang dan diamkan lagi selama 10 menit. Oven pada suhu 180
derajat celcius selama 7 menit atau sampai kue matang dan berwarna
kuning kecoklatan.

Konde Raisin
Untuk 70 buah
Bahan:
1 resep dasar roti unyil
150 gr raisin/kismis
Bahan olesan (lihat Resep Kincir keju)
Cara Membuat:
1. Potong dan timbang adonan masing-masing seberat 10 gr, bulatkan.
2. Pulung adonan menjadi bentuk silinder seperti pensil. Simpulkan
dan isi dalamnya dengan raisin/kismis. Lakukan sampai adonan habis.
3. Siapkan loyang beroles mentega dan atur di atasnya. Oles
permukaannya dengan bahan olesan kemudian biarkan mengembang lagi
selama 15 menit.
4. Oven kurang lebih 15 menit sampai roti matang dan berwarna kuning
kecoklatan. Angkat dan hidangkan


RESEP SOTO POPULER NUSANTARA

April 7, 2007

Soto Blora
Bahan:
1700 ml kaldu ayam
400 gr daging ayam, rebus dan suwir-suwir
100 gr tauge, siram dengan air panas
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
6 siung bawang merah, haluskan
4 siung bawang putih, haluskan
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
½ sdt ketumbar, sangrai dan haluskan
¼ sdt jinten, sangrai dan haluskan
2 lembar daun jeruk purut
2 sdm sledri cincang
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm kecap manis
½ sdt gula pasir
½ sdt lada halus
garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Rebus daging ayam sampai empuk, angkat daging ayam dan suwir-
suwir. Sisihkan kaldunya.
2. Panaskan minyak, tumis semua bumbu sampai harum, tambahkan daging
ayam dan aduk rata. Masukan kaldu ayam, masak sampai mendidih dan
semua bahan matang.
3. Siapkan maungkuk saji, atur daging ayam, tauge, daun bawang dan
sledri. Siram dengan kuah soto panas. Hidangkan segera selagi panas
dengan nasi putih.

Soto Padang
Bahan:
400 gr daging tanpa lemak, rebus lalu digoreng
1700 ml kaldu daging
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
2 lembar daun jeruk purut
2 batang serai, memarkan
1 sdt pala halus
2 buah cengkih
1 sdt cuka
1 sdt gula pasir
Haluskan:
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm jehe
2 cm kunyit, bakar
1 sdt lada butir
garam secukupnya
Pelengkap:
100 gr soun, seduh dengan air panas,tiriskan
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm bawang goreng
Perkedel kentang
Emping
Sambal:
5 buah cabai merah
3 siung bawang merah
garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Rebus daging dengan sedikit garam, setelah empuk, goreng sampai
kuning kecoklatan. Potong sesuai selera dan sisihkan.
2. Di tempat terpisah, panaskan minyak dan tumis semua bumbu sampai
harum. Masukan kaldu daging, masak sampai mendidih.
3. Siapkan mangkuk saji dan atur semua bahan isi di dalamnya. Siram
dengan kuah soto panas. Hidangkan segera.
4. Sambal cabai: Kukus semua bahan sambal, tambahkan sedikit garam
dan haluskan. Hidangkan sebagai pelengkap soto.
Untuk 4 Porsi

Soto Pekalongan
Bahan:
600 gr daging sandung lamur
1700 ml kaldu daging sapi
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
1 ½ sdm taoco
2 batang serai, memarkan
1 sdm kecap manis
1 sdt gula pasir
Haluskan:
4 buah cabai merah
½ sdt lada butir
1 cm jahe
7 buah bawang merah
4 buah bawang putih
garam secukupnya
Pelengkap:
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdm sledri cincang
emping goreng
3 butir telur rebus
Cara Membuat:
- Rebus daging dengan serai sampai empuk. Saring kaldunya, potong
daging bentuk dadu, sisihkan.
- Panaskan minyak, tumis semua bumbu sampai harum. Tambahkan tauco,
kecap manis,daging sapi dan kaldu. Rebus ampai mendidih dan bumbu
meresap.
- Siapkan pinggan saji, atur daging, telur rebus, daun bawang dan
sledri cincang. Tuang kaldu panas di atasnya. Hidangkan segera
dengan dilengkapi emping goreng.
Untuk 4 Porsi

Coto Makasar
Bahan:
400 gr jerohan sapi (hati, babat, usus, limpa, paru, jantung),
potong dadu
200 gr daging sandung lamur, potong dadu
1700 ml kaldu sapi
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
½ sdm ketumbar, sangrai dan haluskan
½ sdt jinten, sangrai dan haluskan
½ sdt lada butir, haluskan
3 btg sereh, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
7 siung bawang putih, haluskan
60 gr kacang tanah, sangrai dan halukan
1 sdm air jeruk nipis
3 sdm daun bawang iris halus
garam secukupnya
1 sdm bawang goreng
1 sdm sledri cincang
Sambal:
2 sdm tauco
40 gr cabai rawit, kukus dan haluskan
2 buah cabai merah, haluskan
3 sdm kecap manis
1 sdm air jeruk nipis
Cara Membuat:
- Rebus daging dan jerohan sampai empuk. Angkat dan sisihkan
kaldunya.
- Tumis semua bumbu sampai harum, masukan daging dan jerohan, aduk
rata. Masukan kaldu sapi dan masak sampai bumbu-bumbu meresap.
Sesaat sebelum di angkat, tambahkan kacang tanah sangrai yang telah
di haluskan.
- Siapkan pinggan saji, atur semua bahan isi di dalamnya. Tuangkan
kuah kaldu panas dan taburi daun bawang, bawang goreng dan sledri
cincang. Hidangkan dengan dilengkapi sambal pelengkap.
- Sambal: Campur semua bahan sambal dan aduk rata, hidangkan
terpisah sebagai pelengkap.
Untuk 4 Porsi

Soto Betawi
Bahan:
300 gr daging sandung lamur
300 gr jerohan sapi
1000 ml kaldu daging
500 ml santan kental
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
2 cm jahe, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 sdm kecap manis
2 lembar daun salam
2 cm kayu manis
garam secukupnya
Haluskan:
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt pala
3 butir kemiri, goreng
½ sdt jintan, sangrai
1 sdt lada butir
1 sdt ketumbar, sangrai
Pelengkap:
2 buah tomat, belah empat
emping goreng untuk pelengkap
1 sdm sledri cincang untuk taburan
1 batang daun bawang, iris halus
sambal cabai rawit
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu halus sampai harum. Tambahkan
daging, jerohan dan bumbu-bumbu yang lain, aduk sampai berubah warna.
2. Tambahkan kaldu dan masak sampai mendidih. Tuangkan santan dan
masak kembali sampai kuah agak mengental.
3. Siapkan mangkuk saji, masukan daging, jerohan, sledri, daun
bawang dan tomat. Tuangkan kuah soto, taburi bawang merah goreng dan
emping. Hidangkan segera selagi panas.
Untuk 4 Porsi


RESEP CHEESECAKE

April 7, 2007

6 Variasi Cheesecake

Perayaan hari lebaran terasa lebih istimewa dengan hadirnya
cheesecake di akhir jamuan makan. Tim Boga Sartika sengaja
memilihkan 6 pilihan cheesecake dengan citarasa berbeda. Semua
lembut dan lezat membelai lidah. Anda pasti bangga menyajikan untuk
keluarga dan kerabat dekat tercinta. Selamat Mencoba!

Resep/Masakan/Penata Saji: Budi Sutomo
Foto: Herman Laksono

Cappuccino Cheesecake
Kulit/dasar:
Sponge cake ukuran 20 x20 cm, cetak bulat dengan cutter cake
Cappuccino cheesecake:
300 gr cokelat masak putih/white cooking chocolate, cincang
250 ml double cream/krim kental
750 cream cheese/keju krim
50 gr gula halus
¼ sdt garam halus
Larutkan, tim hingga gelatin larut:
3 sdm bubuk kopi kapucino instan
6 sdm air panas
2 sdt gelatin
Hiasan:
60 gr gula halus
200 gr cokelat blok, potong-potong
permen mutiara secukupnya
Cara Membuat:
1. Cappuccino cheesecake: tim cokelat putih dengan double cream
hingga meleleh. Angkat. Dinginkan.
2. Ditempat terpisah, kocok cream cheese, gula dan garam hingga
lembut. Tambahkan adonan cokelat putih, aduk perlahan hingga
tercampur rata. Sisihkan.
3. Tambahkan adonan kapucino ke dalam adonan di atas, aduk rata.
4. Penyelesaian: siapkan plastik mika, bentuk bulatan. Masukkan
sponge cake dan adonan cheesecake secara selang-seling hingga penuh.
dinginkan dalam kulkas selama 24 jam. Sesaat sebelum disajikan, hias
atasnya dengan potongan cokelat, dan permen mutiara. Taburi gula
halus. Sajikan segera.
Untuk 12 porsi

Strawberry Cheesecake
Kulit/dasar:
Sponge cake stroberi ukuran 20×20cm, cetak dengan cutter cake bentuk
bulat
Strawberry cheesecake:
300 gr cokelat masak putih, cincang
250 ml double cream/krim kental
750 cream cheese/keju krim
50 gr gula halus
¼ sdt garam halus
Larutkan, tim hingga gelatin larut:
2 sdt pasta stroberi
5 sdm air panas
2 sdt gelatin
Puding Moca
1 (7 gr) pks bubuk agar putih
150 gr gula pasir
500 ml susu tawar cair
2 sdt pasta moca
¼ sdt garam halus
1 sdt rum
Hiasan:
200 gr jelly strawberry
150 gr butter cream/whipped cream
stroberi segar
daun mint
Cara Membuat:
1. Strawberry cheesecake: tim cokelat putih dengan double cream
hingga meleleh. Angkat. Dinginkan.
2. Ditempat terpisah, kocok cream cheese, gula dan garam hingga
lembut. Tambahkan adonan cokelat putih, aduk perlahan hingga
tercampur rata. Sisihkan.
3. Tambahkan larutan gelatin ke dalam campuran adonan di atas.
Aduk perlahan hingga tercampur rata.
4. Puding Moca: Larutkan bubuk agar, gula, pasta moca dengan
susu tawar cair. Rebus hingga mendidih, angkat. Tambahkan rum, aduk
rata. Diamkan hingga hangat-hangat kuku..
5. Penyelesaian: siapkan plastik mika, bentuk bulatan. Masukkan
strawberry sponge cake, siram atasnya dengan adonan strawberry
cheese cake. Dinginkan 2 jam.
6. Beri atasnya adonan puding moca. Bekukan kembali. Lapisi
dengan adonan strawberry cheese cake kembali, ratakan.
7. Siram atasnya dengan jelly strawberry. Dinginkan selama 24
jam dalam kulkas.
8. Sesaat sebelum di sajikan, hias atasnya dengan butter cream,
manisan ceri dan daun min. sajikan dingin.
Untuk 12 potong

Chocolate Cheesecake
Kulit/dasar:
Sponge cake cokelat ukuran 20 x20 cm, cetak bulat dengan cutter cake
Chocolate Cheesecake:
300 gr dark cooking chocolate/cokelat masak hitam, cincang
250 ml double cream/krim kental
750 cream cheese/keju krim
40 gr gula halus
¼ sdt garam halus
Larutkan, tim hingga bening:
½ sdt pasta cokelat
1 sdt rum
3 sdm air panas
2 sdt gelatin
Lapisan cokelat, tim hingga meleleh:
500 gr dark cooking chocolate
30 gr margarin
Hiasan:
150 gr butter cream/whipped cream siap pakai
cokelat serut
permen cokelat aneka warna
Cara Membuat:
1. Chocolate cheesecake: tim cokelat dengan double cream
hingga meleleh. Angkat. Dinginkan.
2. Ditempat terpisah, kocok cream cheese, gula dan garam hingga
lembut. Tambahkan adonan cokelat , aduk perlahan hingga tercampur
rata. Sisihkan.
3. Campur adonan cream cheese dengan adonan cokelat tim, aduk
rata.
4. Penyelesaian: siapkan plastik mika, bentuk bulatan. Masukkan
sponge cake cokelat, tuang adonan chocolate cheesecake, dinginkan 2
jam. Siram atasnya dengan tim cokelat. Dinginkan kembali
5. Tambahkan lagi adonan chocolate cheesecake, terakhir, beri
lapisan cokelat tim di atasnya. dinginkan dalam kulkas selama 24 jam.
6. Sesaat mau di sajikan, hias dengan butter cream, cokelat
serut dan permen cokelat aneka warna. Sajikan segera.
Untuk 12 porsi

Tiramisu Cheesecake
Dasar/alas:
Sponge cake ukuran 20 x 20 cm, potong membulat
Adonan Cream:
5 sdt gelatin bubuk
5 sdt air hangat
3 sdt bubuk kopi instan
30 ml rum/liqueur
500 gr daub lecream/krim kental
600 gr cream cheese
130 gr gula halus
Hiasan:
1 sdm bubuk kopi/cokelat
chocolate chips secukupnya
100 gr buttercream/whipped cream
Cara Membuat:
1. Campur gelatin dengan air hangat, tim di atas panci berisi
air hangat hingga gelatin larut. Tambahkan kopi instan rum/liqueur.
Aduk rata, sisihkan.
2. Taruh double cream dalam mangkuk, letakan di atas mangkuk
berisi es batu. Kocok hingga cream mengembang kaku. Sisihkan.
3. Ditempat terpisah, kocok cream cheese dengan gula halus
hingga lembut. Campur adonan cream cheese ke dalam adonan double
cream, aduk rata dengan spatula plastik. Tambahkan larutan gelatin
dan kopi, aduk kembali.
4. Menyusun: siapkan plastik mika bentuk bulat, atur susunanya
mulai dari sponge cake dan adonan tiramisu secara selang-seling.
Dinginkan dalam kulkas selama 24 jam.
5. Sebelum disajikan, hias atasnya dengan butter cream. Taburi
cokelat/kopi bubuk dan chocolate chips. Sajikan dingin.
Untuk 10 Porsi

Lemon Cheesecake
Bahan:
325 gr cream cheese
130 gr mentega
350 gr susu tawar cair
7 butir kuning telur
125 gr gula pasir
¼ sdt vanilla pasta
½ sdt garam halus
7 butir putih telur
1 sdt cream of tar-tar
1 sdt lemon essence
Ayak:
70 gr tepung terigu
50 gr tepung tangmien
30 gr susu bubuk
Cara Membuat:
1. Kocok putih telur, tambahkan cream of tar-tar hingga
mengembang kaku. Sisihkan.
2. Campur cream chesse dan mentega. Tim hingga meleleh,
tambahkan susu tawar cair sambil terus di aduk. Setelah mendidih.
Angkat, dinginkan.
3. Di tempat terpisah, kocok kuning telur, gula vanilla pasta,
esen lemon dan garam hingga lembut. Sisihkan.
4. Campur adonan kuning telur, putih telur ke dalam adonan
cream cheese. Aduk rata. Tambahkan campuran tepung terigu, aduk
perlahan hingga semua bahan tercampur.
5. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 20 x20×5 cm beroles
margarin. Panggang dalam suhu 180oC hingga matang dan berwarna
kuning kecokelatan. Angkat, potong-potong. Sajikan.
Untuk 12 Potong

Layer Chessecake
Bahan:
300 gr cream cheese
130 gr mentega
300 gr susu tawar cair
8 butir kuning telur
125 gr gula pasir
¼ sdt vanilla pasta
½ sdt garam halus
6 butir putih telur
1 sdt cream of tar-tar
Ayak:
130 gr tepung terigu
30 gr susu bubuk
Butter Cream, mixer hingga lembut:
800 gr mentega putih
2 sdm margarin
2 butir putih telur
400 gr gula halus
200 ml susu kental manis
1 sdt garam halus
2 sdm rum
½ sdt pasta vanilla.
Hiasan:
Stroberi segar
Daun mint
Cara Membuat:
1. Kocok putih telur, tambahkan cream of tar-tar hingga
mengembang kaku. Sisihkan.
2. Campur cream chesse dan mentega. Tim hingga meleleh,
tambahkan susu tawar cair sambil terus di aduk. Setelah mendidih.
Angkat, dinginkan.
3. Di tempat terpisah, kocok kuning telur, gula vanilla pasta
dan garam hingga lembut. Sisihkan.
4. Campur adonan kuning telur, putih telur ke dalam adonan
cream cheese. Aduk rata. Tambahkan campuran tepung terigu, aduk
perlahan hingga semua bahan tercampur.
5. Tuang adonan ke dalam loyang cake. Panggang dalam suhu 180oC
hingga matang. Angkat. Dinginkan. Belah cake menjadi tiga bagian.
Sisihkan.
6. Olesi permukaan cake dengan butter cream, taburi potongan
ceri. Tutup kembali dengan potongan cake. Lapisi atasnya dengan
butter cream. Potong-potong. Sajikan.
Untuk 12 Potong


Wingko babat

April 7, 2007

Wingko Babat Cokelat
Bahan:
350 gr tepung ketan
40 gr tepung kanji
200 gr gula pasir
100 ml santan kental
250 gr kelapa setengah tua, parut memanjang
2/4 sdt vanili bubuk
½ sdt garam halus
4 butir kuning telur, kocok lepas
daun pisang/kertas roti untuk alas
Cara Membuat:
1. Campur tepung ketan, tepung kanji, kuning telur,
gula pasir, kelapa parut, garam dan vanili. Aduk rata.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil terus
diuleni hingga adonan berminyak.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian, tambahkan cokelat
bubuk dan pewarna cokelat pada salah satu bagian, aduk
rata.
4. Siapkan loyang yuang sudah dialas dengan daun
pisang atau kertas roti, masukkan adonan cokelat
setebal 2 cm, ratakan. Tutup atasnya, dengan adona
putih, ratakan kembali.
5. Oven dalam suhu 160oC selama 45 menit atau hingga
kue matang. Selama memanggang, olesi sesekali
permukaan kue dengan kuning telur. Angka, dinginkan.
Potong-potong, sajikan.
Untuk 10 Potong
Tip: Memotong wingko sebaiknya saat adonan sudah
dingin agar bentuk kue bagus. Selama memanggang, olesi
sesekali permukaan wingko dengan kuning telur agar
warna mengkilat dan kuning kecokelatan. Budi Stomo


ETIKET JAMUAN MAKAN INTERNASIONAL

April 7, 2007

ETIKET JAMUAN MAKAN INTERNASIONAL
Sebuah Tuntutan Zaman Yang Sedikit Merepotkan
Apapun profesi anda pasti pernah menghadiri
acara jamuan makan, baik yang diadakan di rumah,
restaurant, cafe, maupun hotel berbintang. Ada
sebagian orang masih merasa canggung atau nervous
melihat perlengkapan makan yang begitu banyak dan
beragam di saat jamuan. Saya punya sepenggal cerita
tentang seputar dunia perut ini; Pada suatu saat,
seorang pengusaha dari daerah menghadiri jamuan makan
malam di hotel berbintang lima, karena undangan untuk
dua orang, istrinya di ajak serta menghadiri jamuan.
Singkat cerita, hidangan cold appetizer (pembuka
dingin) di sajikan. Sepiring selada udang dengan
thousand island sauce. Karena tidak biasa menghadiri
jamuan, si istri dengan santainya menyantap salad
dengan garpu ditangan kiri dan sendok sup di tangan
kanan. Untungnya suaminya tau, setengah berbisik
suaminya berkata “Mah…sendoknya salah, ganti sama
pisau” dan si siistri-pun tersipu malu dibuatnya.
Saya percaya ilustrasi di atas tidak akan
terjadi pada anda, apalagi setelah membaca artikel
ini. Rasa percaya diri bertambah, tidak canggung,
makan dengan mantap dan terlihat elegant di saat
jamuan makan.
AWAL DARI SEBUAH JAMUAN
Undangan jamuan makan biasanya datang satu
minggu sebelum hari “H”, pada bagian bawah kiri
undangan seringkali seringkali tertulis kalimat
R.S.V.P (Respondez S’il Vous Plait). Maksudnya anda
diminta memberikan jawaban atau kepastian kedatangan .
Konfirmasikan kedatanngan via telepon atau bicara
langsung. Ini penting dilakukan karena berguna bagi si
penyelenggara acara, baik untuk pemesanan tempat
maupun order menu hidangan.
Ketika hari acara tiba, usahakan jangan datang
terlambat sehingga membuat anda merasa canggung saat
memasuki ruangan. Datanglah 10-15 menit sebelum acara
perjamuan dimulai, datang lebih awal membuat perasaan
anda lebih nyaman, mengenal situasi dan mempunyai
waktu untuk beramah tamah dengan tuan rumah maupun
tamu-tamu yang lain.
Seringkali di dalam undangan juga disebutkan
pakaian yang harus dikenakan sesuai tema acara.
Pakailah busana sesuai ketentuan, jangan sampai anda
satui-satunya yang berbusana kebaya tradisional
diantara tamu-tamu berpakaian casual. Atau anda
berdandan tebal dengan sepatu hak tinggi, sementara
temanya pesta kebun dengan hidangan serba panggang
(barbeque). Tentu saja anda akan sulit melangkah
karena hak sepatu menancap di tanah dan make up anda
menjadi luntur karena asap dan udara panas.
Pada pesta-pesta gala dinner, sebelum acara
makan di lakukan biasanya ada pre-dinner. Sambil
menunggu VIP guest, tamu-tamu sambil berdiri
menikmati snack dan minuman ringan. Hidangannya
berupa kue-kue kecil atau aneka keripik (chips).
Minuman apperitif seperti cocktail, fruit punch,
juice dan minuman beralkohol ringan turut serta
disajikan. Ambilah minuman dan kue yang anda suka dan
jangan sungkan makan sambil berdiri dan
bercakap-cakap. Diusahakan percakapan yang bersifat
netral, telenovela favorit, hobi dan kabar teman
maupun keluarga bisa dijadikan topik pembicaraan.
Sebaiknya obrolan dilakukan berkelompok, gunakan nada
suara sedang dan selingi dengan joke ringan agar
suasana lebih akrab dan hidup.
DI SAAT JAMUAN MAKAN
Jamuan makan yang dilakukan di hotel maupun
restauran dengan jumlah tamu yang banyak, seringkali
menggunakan buffet service (prasmanan). Aturan
mainnya, tamu melakukan self service. Mulai dari
hidangan pembuka (appetizer) sampai penutup (dessert)
anda di wajibkan mengambil hidangan sendiri dan
menyantapnya di meja makan yang sudah di set up
piranti makannya. Ada juga yang menggunakan american
service, pelayanannya tamu duduk di meja sedangkan
hidangan dikeluarkan secara berurutan oleh waiter/s
Dalam jamuan makan Internasional, meja makan
sudah di set up alat-alat makannya sesuai menu yang
akan di sajikan. Standarnya, didepan anda persis ada
show plate, sebuah piring besar yang tidak digunakan
untuk makan. Fungsi dari show plate hanya sebagai
pemanis meja makan, menempatkan napkin dan sebagai
alas piring saji. Tahap pertama, setelah anda duduk,
buka napkin dan letakan di pangkuan anda. Jika ukuran
napkin terlalu lebar, bukalah separunya saja. Gunakan
alat makan, baik itu garpu, pisau, dan sendok selalu
mulai dari paling luar atau paling jauh dari piring.
Ambil berpasangan kiri dan kanan, kecuali pisau, garpu
atau sendok dessert yang letaknya di atas piring main
course.
Menikmati Hidangan Pembuka (Appetizer)
Sebelum hidangan pembuka di sajikan, pada B&B
Plate(piring roti dan mentega) sudah disajikan roti
dan mentega, biasanya dinner roll atau brioche. Roti
ini disantap sambil menunggu hidangan pembuka tiba
(salad/soup). Jangan menyantapnya dengan pisau dan
garpu. Makan dengan menggunakan tangan, sobek roti
dengan ukuran sekali suap dan olesi dengan butter
(jika tersedia).
Pada jamuan makan lengkap, biasanya appetizer
terdiri dari dua zenis hidangan. Giliran pertama cold
appetizer atau hidangan pembuka dingin. Ragam
makanannya berupa aneka salad, shrim coktail atau cold
canape (sandwich kecil yang disajikan dingin). Cara
makannya dengan menggunakan pisau ditangan kanan dan
garpu di pegang tangan kiri. Perhatikan bentuknya,
pisau dan garpu untuk salad ukurannya lebih kecil
dibandingkan cutelery untuk untuk hidangan utama.
Giliran kedua hot appetizer (pembuka panas),
makanan yang disajikan biasanya aneka jenis soup.
Alat hidang yang digunakan adalah mangkuk kecil dengan
dua telinga dan sendok soup(bertangkai pendek dan
berujung bulat). Cara makannya, hirup soup dari tepi
sendok bukan di suap dari ujung sendok, jika hampir
habis, miringkan cup soup sehingga anda mudah
mengambilnya. Jangan sekali-kali meniup soup yang
disajikan panas, aduk perlahan dan tunggu beberapa
saat sampai panas agak berkurang. Anda diperkenankan
menghirup soup dari mangkok soup, dengan catatan soup
disajikan dengan mangkuk bertelinga (sebaiknya jangan
dilakukan). Setelah selesai, letakan sendok soup di
atas saucer (alas cup soup) agar waiter/s lebih mudah
melakukan clear up.
Menyantap Hidangan Utama (main course)
Hidangan utama biasanya berupa hidangan dari
daging, unggas, sea food maupun telur, baik di baik
dilengkapi saus maupun tidak. Ada kalanya main
course disajikan bersama olahan sayuran dan kentang
sebagai pendamping menu utama. Cara makannya bisa
dilakukan dengan dua cara. Pertama a la Amerika,
makanan dipotong-potong dulu kemudian letakan pisau di
sisi kanan piring, kemudian garpu dipindahkan ke
tangan kanan untuk menyuap makanan. Gaya Eropa lain
lagi, pisau selalu di tangan kanan untuk memotong dan
menikmati hidangan dengan garpu menggunakan tangan
kiri. Peganglah pisau dan garpu seluwes mungkin,
usahakan posisi jari telunjuk tepat di atas punggung
garpu atau pisau, ini memudahkan anda saat memotong
makanan dan kelihatan tidak kaku. Anda boleh
menggunakan satu diantaranya yang lebih mudah.
Hidangan utama biasanya disajikan dengan
minuman penyerta. Makanan dari daging disertai dengan
red whine sedangkan sea food disertai white wine.
Jika anda tidak mengkonsumsi wine, tolak dengan halus
dan katakan minuman pengganti yang anda inginkan.
Dessert, Hidangan Manis Untuk Penutup
Hidangan penutup banyak sekali ragamnya, ada
kalanya disajikan aneka cake, ice cream, pudding,
potongan buah-buahan, shorbet atau punch. Alat hidang
yang digunakan berupa sendok, garpu dan pisau kecil
yang diletakan pada bagian atas piring main course.
Jika dessert berupa minuman yang disajikan dengan
gelas disertai hiasan di atasnya, santap hiasan
terlebih dahulu atau sisihkan sehingga memudahkan anda
di saat menikmatinya.
Digestif Dring, Minuman Penyempurna Jamuan
Sering juga disebut dengan after dinner drink,
minuman ini dinikmati setelah acara jamuan makan
selesai. Fungsi dari sajian digestif drink adalah
untuk membantu mencerna makanan. Sering di sajikan
aneka minuman yang mengandung alkohol seperti, Cohnac,
Brandy, Calvados atau Whiskey. Untuk para wanita
umumnya lebih menyukai Apricot Brandy, Orange Liqueur
atau Benedictine.
Jika anda bukan penikmat wine, mintalah dengan
sopan kepada pelayan untuk diganti dengan juice, soft
drink, kopi maupun teh. Untuk minuman yang disajikan
dengan sendok pengaduk, jangan sampai saat mengaduk
sendok membentur dasar maupun dinding cangkir sehingga
mengeluarkan bunyi. Sedangkan minuman yang di sajikan
dengan gelas berkaki, pegang dengan posisi jari
kelingking, jari manis dan tengah berada dikaki gelas,
sedangkan ibu jari dan jari telunjuk menahan
keseimbangan pada badan gelas. Adakalanya waiter/s
menawarkan tambahan minuman, cara menolaknya cukup
anda menyentuh bibir gelas dengan jari telunjuk dan
katakan terima kasih. Jaga jangan sampai ada noda
lipstick di bibir gelas atau ujung sedotan.
Agar nampak luwes dan elegant di saat jamuan,
jangan malu untuk melatih diri baik di rumah maupun
ikut kursus table maner yang sekarang banyak di
tawarkan. Nampaknya begitu rumit dan terkesan banyak
aturan, namun begitulah adanya. Sebuah etiket jamuan
makan internasional yang sudah menjadi standar global
service di hotel, maupun restaurant. Benar-benar
tuntutan jaman yang sedikit merepotkan!. *Budi Sutomo.
Tabu Dilakukan Selama Jamuan Makan
• Selama jamuan makan berlangsung, jangan duduk
membungkuk atau bersandar malas. Duduklah dengan
tegak dengan jarak badan dengan tepi meja selebar lima
jari. Hindari mengembangkan kedua belah siku dan
meletakannya di atas meja makan.
• Jika jamuan dilakukan di rumah dan anda duduk satu
meja dengan host (tuan rumah), jangan buka napkin
sebelum tuan rumah melakukanya. Serbet makan hanya
digunakan untuk menyeka jari tangan dan bibir. Jangan
sekali-kali menyeka keringat, hidung atau membersihkan
peralatan makan dengan napkin.
• Jangan menyuap makanan dengan porsi yang besar,
apalagi mengunyah dengan berkecap. Kunyah makanan
dengan posisi mulut tertutup dan tanpa kecap.
Berbicara ketika mulut masih penuh makanan juga harus
dihindari.
• Minum dilakukan pada saat mulut tidak terisi
makanan. Teguklah perlahan tanpa mengeluarkan bunyi.
• Jangan berbicara atau mengambil hidangan tanpa
meletakan peralatan makan terlebih dahulu.
• Jika anda melakukan kesalahan, seperti menumpahkan
minuman atau menjatuhkan alat makan. Jangan panik,
segera minta maaf dengan tamu yang diduk disekeliling
kita dan panggil waiter/s untuk membersihkannya.
• Apabila ada hidangan yang disajikan dengan sumpit,
makan dengan agak menunduk agar tidak berjatuhan.
Jangan menusuk makanan dengan sumpit atau
mengembalikan makanan yang telah di ambil.
• Jangan mengambil makanan yang berlebihan sehingga
piring anda terlihat seperti gunung. Ambil seperlunya
dan tambah lagi jika anda menginginkannya.
• Usahakan jangan meninggalkan meja selama jamuan
berlangsung. Jika anda terpaksa harus meninggalkan
ruangan dan akan kembali lagi, mintalah ijin dan
letakan napkin di sandaran atau di dudukan kursi
sebagai tanda anda akan kembali lagi.
• Merokok sebaiknya dilakukan bila semua tamu telah
selesai menyantap hidangan penutup. Biasanya di
lakukan di saat digestif drink pada akhir jamuan.
• Sebisa mungkin jangan menggunakan tusuk gigi di meja
makan, lakukan di toilet. Jika terpaksa dilakukan,
tutup mulut anda dengan napkin atau telapak makan
sebelah kiri.
• Di akhir jamuan, sampaikan sedikit pujian kepada
tuan rumah atau pihak penyelenggara, seperti makananya
lezat atau suasana pestanya meriah. Ucapkan terima
kasih dengan senyuman dan berpamitlah.Budi Sutomo


Awas bahaya racun dalam bahan pangan

April 7, 2007

AWAS!
BAHAYA RACUN DALAM BAHAN PANGAN
Kasus food intoxication atau yang lazim kita
sebut dengan keracunan makanan sudah seringkali
terjadi. Jika kita menengok kebelakang, pada tahun
1953, sedikitnya 52 orang penduduk Jepang meninggal
dunia akibat mengkosumsi ikan yang telah tercemar
dengan merkuri. Tahun 1946 di Banyumas, Jawa Tengah ,
kasus keracunan makanan kembali terulang. Hanya
karena makan tempe bongkrek, dalam tempo dua hari 40
jiwa meninggal, karenanya sejak saat itu Pemerintah
Daerah Banyumas memberlakukan larangan memproduksi
“tempe maut”dari bungkil kelapa. Belum lama berselang
kita kembali dikejutkan lagi oleh peristiwa yang
sama, kali ini penyebabnya adalah sayur daun singkong.
Kejadian yang terjadi di Bogor, Sabtu, 17/8 2002
sungguh sangat memilukan, bagaimana tidak , peristiwa
tragis ini terjadi hanya beberapa saat setelah
masyarakat merayakan pesta Agustusan. Suasana riang
warga desa Jambu Rt 001/04 Sukaraja, berubah menjadi
suasana pilu dan penuh duka. Tidak ada yang
menyangka, acara makan bersama dengan lauk sayur daun
singkong, ikan asin, urapan, telur dan tempe goreng
menjadikan 36 warga muntah-muntah dan dilarikan
kerumah sakit. Diantara para korban, ada dua balita
yang harus dirawat secara intensif di RSUD Cibinong
karena kondisinya yang sangat kritis.
Contoh kasus di atas menjadikan kita
tersadar, bahwa makan tidak selalu aman untuk
dikonsumsi, dalam kondisi tertentu makanan bisa
menjadi musuh kita yang sangat berbahaya. Sebuah
dilema memang, makanan adalah sumber gizi bagi tubuh
agar bisa bertahan hidup. Di sisi lain, jika tidak
berhati-hati memilihnya, jenis makanan tertentu bisa
bersifat toksik atau beracun bagi tubuh. Adanya
racun yang terdapat di beberapa jenis bahan makanan
tidak menjadikan kita jera untuk makan, karena
makanan merupakan kebutuhan pokok manusia agar bisa
hidup sehat. Dari makananlah kita bisa beraktifitas,
berkembang dan menjaga fungsi organ tubuh agar tetap
bekerja sesuai fungsinya. Namun perlu diingat,
makanan dapat pula mengakibatkan tubuh kita menjadi
sakit.
Bahan pangan, baik itu hewani maupun nabati
adakalanya secara alamiah sudah mengandung racun
seperti asam sianida(HCN) pada singkong atau solanin
pada kentang. Faktor lain penyebab keracunan
adalah kontaminasi mikroba dan pencemaran
senyawa-senyawa beracun seperti mercuri dan
logam-logam berat dari besi, timah, tembaga dll.
Adakalanya racun di dalam bahan pangan nampak tidak
membahayakan, baik dari warna, aroma, rasa maupun
kenampakanya. Maka dari itu, kita harus waspada
karenanya, terutama di dalam memilih bahan pangan
atau makanan olahan, agar terhindar dari bahaya
keracunan tentunya.
Proses Dan Gejala Keracunan
Keracunan makanan biasanya terjadi karena
masuknya senyawa-senyawa beracun ke dalam tubuh.
Sebagian besar kasus, racun ikut tertelan ke dalam
tubuh bersamaan dengan makanan yang kita konsumsi.
Gejala yang timbul biasanya ditandai dengan
terganggunya sistem pencernaan, seperti mual, muntah
dan kolik pada saluran pernafasan. Pada jenis
keracunan tertentu, yang di serang adalah sistem
syaraf, gejalanya adalah kejang-kejang, otot tegang.
Atau berpengaruh sebaliknya, otot-otot lemas, kurang
tenaga (parese) dan lumpuh (paralysis). Pada tingkat
keracunan kronis, penderita akan mengalami tubuh
kejang, pingsan (coma) dan berakhir dengan kematian.
Kasus kematian pada keracunan makanan biasanya karena
hambatan pada saluran pernafasan atau hambatan kerja
jantung karena fungsi jantung tidak maksimal, akibat
dari senyawa toksik yang ada pada racun bahan pangan.
Semua orang pasti berharap, kasus seperti di
atas tidak akan menimpa pada diri maupun keluarka
kita. Kewaspadaan dan kecermatan di dalam memilih,
mengolah, menyimpan serta memperlakukan bahan makanan
perlu mendapat perhatian serius, terutama untuk
anak-anak yang belum bisa menentukan makanannya
sendiri.
9 Bahan Pangan yang Perlu Diwaspadai
Singkong (Manihot Utilissima)
Kita semua pasti mengenal tanaman ini ,
umbinya kaya akan kandungan karbohidrat dan daunnya
tinggi vitamin A, kondisi ini menjadikan singkong
sangat potensial sebagai alternatif lain sumber
kalori bagi tubuh. Tetapi siapa sangka, varietas
singkong jenis Sao Pedro Petro, baik pada umbi maupun
daunnya mengandung glikosida cayanogenik. Zat ini
dapat menghasilkan asam sianida (HCN) atau senyawa
asam biru yang bersifat sangat toksik (beracun).
Umbi dan daun singkong yang mengandung racun biasanya
ditandai dengan berasa pahit dan baunya langu.
Perebusan dan perendaman dalam air mengalir dapat
mengurangi kandungan racun yang terkandung karena,
sifat dari asam sianida larut di dalam air.
Jengkol (Pithecolobium Lobatum) dan petai Cina
Sejenis biji-bijian yang enak di olah sebagai
semur, botok maupun di makan mentah sebagai lalap.
Anda yang hobi mengkonsumsi jengkol atau petai cina,
sebaiknya berhati-hati dan jangan mengkonsumsinya
dalam keadaan mentah. Mengingat di dalam biji jengkol
terkandung asam jengkolat (Jencolid Acid). Asam
Jengkolat dapat menyebabkan keracunan yang di tandai
dengan mual dan susah buang air kecil, karena
tersumbatnya saluran kencing. Racun jengkol dapat
dikurangi dengan cara perebusan, perendaman dengan
air, atau membuang mata lembaganya karena kandungan
racun terbesar ada pada bagian ini. Kebiasaan
masyarakat Sunda mengkonsumsi jengkol sepi, yaitu
jengkol yang telah dipendam dalam tanah selama dua
atau tiga hari sangat baik karena, dapat mengurangi
racun dan meningkatkan cita rasa dari jengkol.
Lain halnya dengan petai cina (leucaena
Glauca). Bahan pangan ini mengandung mimosin, yaitu
sejenis racun yang dapat menjadikan rambut rontok
karena retrogresisi di dalam sel-sel partikel rambut.
Kentang (Solanum Tuberosum L)
Di dalam kentang terkandung alkoloid (solanin)
yang dapat menimbulkan keracunan. Racun ini sebagian
besar terdapat pada bagian dekat kulit. Solanin akan
semakin banyak jumlahnya jika kulit kentang sudah
berwarna hijau dan bertunas karena di simpan dalam
jangka waktu lama. Untuk menghindari keracunan,
sebaiknya mengupas kentang sedikit tebal dan
merendamnya dalam larutan air yang telah dicampur
dengan garam.
Kopi (Caffea Arabica) dan Teh (camelia Sinensis)
Kopi dan teh mengandung kefein yaitu senyawa
yang pahit rasanya. Kafein ini bersifat diuretik ,
merangsang pengeluaran kelenjar urin, merangsang kerja
otak dan aktifitas jantung. Jika konsumsi tidak
berlebihan, kafein memberikan konstribusi yang
positif, seperti badan terasa lebih segar dan
menghilangkan rasa ngantuk. Jika melebihi ambang
batas, konsumsi teh dan kopi akan berakibat sukar
tidur, jantung berdebar-debar dan bayi lahir cacat
jika dikonsumsi oleh ibu hamil.
Kacang-Kacangan dan Hasil Olahannya
Sejak di tanam kacang tanah sudah terkontaminasi
oleh sejenis kapang yang bernama Aspergillus Flavus.
Kapang ini akan memproduksi racun yang dikenal dengan
Alfatoksin, dan berdasarkan hasil penelitian,
alfatoksin dapat menjadi pemicu terbentuknya tumor
pada hewan percobaan.
Hasil olah kacang-kacangan yang perlu diwaspadai
adalah tempe, terutama tempe bongkrek. Fermentasi
yang gagal dan hygiene yang buruk dalam proses
pembuatan tempe dapat mengakibatkan kontaminasi
bakteri. Pseudomonas cocovenans adalah salah satunya.
Bakteri ini akan menghasilkan toxoflavin, senyawa
yang sangat beracun dan dapat mengakibatkan kematian.
Hindarilah konsumsi kacang-kacangan dan hasil olah
yang sudah rusak dan beraroma menyimpang (tengik).
Untuk produk yang dikalengkan perhatikan tanggal
kedaluarsa dan keutuhan kemasan.
Susu Segar
Susu, terutama susu segar mudah sekali mengalami
kerusakan. Bakteri staphylococcus Aureus salah satu
jasad srenik yang menyukai susu sebagai media
hidupnya. Keracunan bakteri ini biasanya ditandai
dengan gangguan sistem pencernaan seperti, mual,
muntah dan diare. Pencegahan bisa dilakukan dengan
perebusan susu segar selama 10 menit pada suhu 66oC,
pada suhu ini biasanya bakteri akan mati. Biasakan
memanaskan susu segar sebelum dikonsumsi dan jangan
membiarkan susu segar pada suhu ruang.
Ikan dan Udang
Keracunan ikan, udang, kerang dan hasil laut
biasanya karena telah terkontaminasi zat-zat kimia
beracun. Pencemaran merkuri, timah dan logam-logam
berat lainnya, seringkali terkandung dalam produk
seafood. Meningkatnya pencemaran laut dan menurunya
kualitas air sebagai medium hidup mereka adalah salah
satu penyebabnya. Frozen seafood atau hasil laut yang
sudah dibekukan lama juga media yang baik untuk
berkembangnya Vibrio parahaemolyticus, sejenis bakteri
yang sangat beracun. Pilih sea food dalam kondisi
sesegar mungkin agar terhindar dari bahaya keracunan.
Daging dan Hasil Olah Dalam Kemasan
Di dalam daging mentah terkadang ditumbuhi
bakteri Clostrridium Perfringens. Bakteri ini
biasanya tumbuh karena kontaminasi yang disebabkan
buruknya sanitasi dan hygiene lingkungan. Gejala
keracunan biasanya akan tampak setelah 10-12 jam
setelah mengkonsumsi makanan yang tercemar. Gejala
yang timbul, mual, muntah, nyeri perut dan diare.
Hasil olah daging, terutama produk yang dikemas
dalam kaleng/plastik juga perlu diwaspadai. Sosis,
ham dan kornet merupakan media yang baik untuk
pertumbuhan Clostridium Batulinum. Bakteri ini suka
berkembang biak pada bahan makanan sumber protein,
tahan panas dan menyukai tempat yang anaerob (hampa
udara), makanan di dalam kemasan adalah tempat
faforitnya. Berhati-hatilah dengan daging dan produk
olahan daging yang lain, karena satu mikrogram
Botulinin sudah cukup untuk membunuh manusia. Untuk
menghindari keracunan, jangan mengkonsumsi daging dan
hasil olah yang sudah menyimpang, baik tekstur, aroma
dan rasanya.

Pertolongan Pertama Pada Keracunan Makanan
Jika terjadi keracunan makanan, maka pertolongan
pertama yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
 Untuk mengurangi kekuatan racun, berikan air
putih sebanyak-banyaknya atau diberi susu yang telah
dicampur dengan telur mentah.
 Agar perut terbebas dari racun, berikan norit
dengan dosis 3-4 tablet selama 3 kali berturut-turut
dalam setiap jamnya.
 Air santan kental dan air kelapa hijau yang
di campur 1 sendok makan garam dapat menjadi
alternatif jika norit tidak tersedia.
 Jika penderita dalam kondisi sadar, usahakan
agar muntah. Lakukan dengan cara memasukan jari pada
kerongkongan leher dan posisi badan lebih tinggi dari
kepala untuk memudahkan kontraksi.
 Apabila penderita dalam keadaan pingsan, bawa
segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk
mendapatkan perawatan intensif.
Memang bahaya keracunan makanan dapat menimpa siapa
saja, baik racun alami, kontaminasi mikroba,
pencemaran logam berat dan juga residu pestisida.
Untuk itu kecermatan kita di dalam memilih, mengolah
dan mengkonsumsi makanan perlu di perhatikan, terutama
bahan pangan yang memungkinkan terdapat racun di
dalamnya. Tentunya agar kasus keracunan yang pernah
terjadi tidak terulang lagi.* Budi Sutomo.

Komentar Pakar :
Dr. Ir. Nuri Andarwulan - Pakar Pangan dan Gizi dari
IPB Bogor

“… Sanitasi dan Hygiene Buruk Penyebab Utamanya”
Ketika diwawancarai Kartini, Dr. Ir. Nuri
Andarwulan, pakar Pangan dan Gizi dari IPB Bogor
menjelaskan; Keracunan oleh bahan pangan dikelompokkan
menjadi tiga jenis. Pertama secara fisik, yaitu
keracunan akibat masuknya zat-zat tertentu yang
bersifat racun ke dalam bahan pangan. Kedua, kimiawi,
makanan dapat mengakibatkan keracunan karena tercemari
oleh zat-zat kimia, seperti residu pestisida pada
produk pertanian dan mercuri pada produk seafood.
Terakhir, keracunan yang disebabkan oleh mikrobiologi,
atau keracunan akibat terkontaminasinya makanan oleh
bakteri, kapang dan jamur. Dalam pembicaraan beliau
juga menambahkan, sebagian besar kasus keracunan
makanan, baik yang terjadi di rumah maupun industri
penyebab utamanya adalah sanitasi dan hygiene yang
buruk. Pada industri Jasa Boga sekala kecil baik itu
catering maupun restaurant, terkadang kurang
memperhatikan aspek kebersihan, seperti air yang
digunakan kurang memenuhi syarat kesehatan maupun
lingkungan tempat kerja tidak bersih. Kesadaran
individu, dalam hal ini pekerja terhadap hygiene
perorangan perlu di tingkatkan, caranya dengan
memberikan penyuluhan dari institusi terkait.
Untuk sekala rumah tangga, kebersihan dapur
dengan alat-alatnya, penyimpanan yang benar dan
teknik mengolah makanan perlu mendapat perhatian
serius. Ruang dapur dan alat-alatnya adalah area
tempat bahana makanan itu di olah, jika kebersihanya
tidak terjaga, kontaminasi mikroba sangat mungkin
terjadi. Kebiasaan mengolah bahan makanan setengah
matang dan memanaskan kembali makanan sangat tidak
dianjurkan. Memanaskan makanan justru akan merusak
zat gizi dan meningkatkan jumlah mikroorganisme,
karena ada mikroba tertentu yang akan berkembang biak
lebih cepat pada makanan bersuhu hangat. Kebiasaan
mencuci tangan sebelum makan juga perlu di budayakan,
karena tangan adalah sumber mikroba yang seringkali
ikut masuk ke dalam tubuh karena kontak dengan makanan
yang kita makan. Ujarnya.
Ibu Nuri juga mengingatkan kita agar waspada
terhadap produk hasil pertanian. Berdasarkan hasil
beberapa penelitian residu pestisida sering kali masih
tertinggal pada produk-produk hasil pertanian,
terutama sayuran dan buah. Dengan alasan meningkatkan
hasil produksi, para petani kebanyakan menggunakan
insektisida melampaui ambang batas, akibatnya residu
yang tertinggal masih sangat tinggi. Membiasakan diri
untuk mencuci bahan makanan sebelum di olah adalah
upaya pencegahan yang tepat karena dapat mengurangi
resiko keracunan, begitu pesannya sambil menutup
wawancara.
(Budi Sutomo)


SALAD AYAM SAUS FRESH MAYONNAISE

April 7, 2007

SALAD AYAM SAUS FRESH MAYONNAISE
Bahan:
200 gr daging ayam, potong dadu 1 x 1 cm, goreng
hingga matang
50 gr wortel, potong korek api
100 gr brokoli, potong menurut kuntum
60 gr bit, potong dadu 1 x 1 cm, rebus
60 gr tomat, potong membulat
50 gr bawang Bombay, potong bentuk korek api
60 gr daun selada
2 sdm air jeruk lemon
Mayonnaise:
1 kuning telur
1 sdt mustard Dijon
1 sdm air jeruk lemon
½ sdt cuka apel
60 ml minyak jagung/minyak salad
1 sdt gula pasir
¼ sdt lada halus
¼ sdt garam halus
Cara Membuat:
1. Campur semua sayuran dengan air jeruk lemon,
dinginkan dalam kulkas selama 30 menit. Sesaat
sebelum disajikan, tambahkan potongan ayam goreng dan
mayonnaise. Aduk rata. Sajikan segera.
2. Mayonnaise: Kocok kuning telur, mustard, gula,
garam, lada dan air jeruk lemon menggunakan kocokan
kawat. Setelah tercampur rata, tuang minyak dan cuka
sedikit demi sedikit secara bergantian. Aduk terus
hingga terbentuk emulsi adonan yang kental. Dinginkan.
3. Penyajian: Atur semua bahan salad di dalam piring
saji, sesaat sebelum disajikan, siram dengan saus
mayonnaise. Sajikan dingin.
Untuk 4 Porsi

Resep: Budi Stomo


Hidangan Ayam Bebas Flu Burung

April 7, 2007

//Penyakit flu burung semakin banyak memakan korban.
Masyarakat cenderung enggan mengonsumsi daging ayam.
Padahal daging ayam merupakan sumber protein hewani
yang relatif murah dan mudah didapat dibandingkan
dengan sumber protein hewani lain, seperti daging sapi
atau kambing. Seperti protein hewani lainnya,
kandungan protein daging ayam sangat baik untuk
anak-anak di masa petumbuhan dan perkembangan otak.
Jangan panik, kenali virusnya, cara penularan dan
pencegahannya, serta mengolah daging ayam untuk pangan
sehari-hari secara benar, maka Anda dapat terhindar
dari wabah virus mematikan ini.//

Virus flu burung (Avian Influenza) sebenarnya penyakit
hewan unggas, seperti ayam, burung, bebek dan kalkun.
Virus ini sudah ditemukan di Italia sejak tahun 1918,
namun baru pada tahun 1950 Avian Influenza mulai
menyerang manusia. Seperti tipe virus H5N1. Jenis ini
sangat mudah bermutasi pada manusia dan bersifat
patogen yaitu dapat menimbulkan penyakit. Mengolah
daging unggas secara benar adalah salah satu cara
mencegah penularan.

Kiat mengolah daging ayam agar terbebas flu burung
Pemberitaan media tentang flu burung berimbas pada
menurunnya konsumsi daging ayam di masyarakat. Sangat
disayangkan, mengingat daging ayam merupakan sumber
protein hewani yang baik. Dilihat dari teksturnya,
daging ayam mempunyai tekstur empuk atau tidak terlalu
liat, sehingga saluran pencernaan bekerja tidak
seberat seperti mengonsumsi daging kambing atau sapi.
Daging ayam cocok dikonsumsi bagi anak-anak, lansia
maupun pasien yang sedang sakit. Komposisi zat gizi
daging ayam juga cukup baik, terutama kandungan
protein, energi, dan kalsiumnya (Menurut siapa?
Menurut budi karena bisa dilihat di daftar analisis
bahan makanan terbitan UI press karangan Oey Kam Nio.
Kandungan zat gizi di atas (protein, energi dan
kalsiumnya) cukup tinggi). Menurut Daftar Analisis
Bahan Makanan (1995), setiap 100 gr daging ayam
mengandung protein 18,2 g, energi 95 Kal, fosfor 200
mg dan kalsium 14 mg (Apa hubungannya dengan angka
kecukupan gizi? Apa kandungan daging ayam tersebut
memenuhi kebutuhan gizi sehari? Aku sengaja ngga
membawa tulisan ini ke arah kejukupan gizi sehari,
nanti terlalu melebar dan ini tulisan Cuma untuk 2
halaman. Pada alinea ini yang mau diangkat kan kiat
mengolah daging ayam agar terbebas flu burung (sesuai
judul alinea). Kalau di ulas juga pria dewasa
kebutuhan proteinya berapa, wanita dewasa berapa, anak
anak berapa? Aktifitasnya juga berbeda, nanti
kebutuhan proteinya berbeda, daging ayam menyuplai
kebutuhan protein berapa persen? kayanya jadi terlalu
melebar ya mbak? Kemarin naskah ini sudah di coba di
layout naskah ini sudah kepanjangan lho mbak?).

Penularan melalui daging ayam maupun unggas bisa
dicegah dengan pengolahan yang tepat. Menurut WHO,
penularan lewat konsumsi daging ayam dan unggas bisa
dicegah dengan menghindari konsumsi bagian kepala,
leher dan jeroan ayam terlebih dahulu. Pada
bagian-bagian inilah virus flu burung berkembang biak.
Mengolah daging ayam, baik dengan cara dikukus,
direbus, digoreng maupun dibakar harus menggunakan
suhu di atas 80oC. Virus Avian influenza akan mati
pada kisaran suhu ini. Daging ayam yang diolah harus
benar-benar matang hingga ke bagian dalam.

Berikut kiat memilih dan mengolah daging ayam yang
benar (sumbernya dari mana? Perlu dicantumkan? Ngga
ada sumbernya, ini logika penulis. Logikanya begini,
virus flu burung akan mati di atas 80oC dan metode
memasak di bawah semuanya di atas 80oC karena semua
suhunya lebih dari 100oC. Kayanya logika begini ngga
perlu sumberkan? Pengetahuan memilih daging juga tak
perlu sumber, karena sudah menjadi pengetahuan umum.
1. Pilih daging ayam berkualitas baik. Daging ayam
yang berwarna merah muda dan terlihat segar menandakan
ayam dipotong dalam keadaan sehat.
2. Urungkan niat membeli daging ayam jika terlihat
bercak kebiruan, lendir dan tecium busuk. Ciri
tersebut menandakan ayam sudah tidak segar lagi. Pada
beberapa kasus, daging ayam yang berwarna kebiruan
menandakan ayam mati bukan karena dipotong tetapi
karena sakit.
3. Simpan daging ayam di tempat yang tertutup rapat
dan masukan ke dalam dalam freezer untuk menghindari
pertumbuhan virus flu burung atau kontaminasi mikroba
patogen lainnya. Cuci daging ayam terlebih dahulu
sebelum diolah. Mencuci berarti membersihkan kotoran
di permukaan daging, baik yang terlihat maupun yang
tidak terlihat.
4. Metode memasak daging ayam dengan teknik mengukus
memerlukan waktu minimal 30 menit untuk mematikan
virus flu burung. Panaskan terlebih dahulu air kukusan
hingga mendidih, baru daging ayam mulai dikukus.
5. Menggoreng daging ayam sebaiknya dilakukan ketika
minyak mencapai titik didih. Jangan menggunakan api
yang terlalu besar sehingga permukaan daging sudah
lebih dulu matang namun bagian dalamnya masih mentah.
Kondisi ini memungkinkan virus flu burung tetap hidup.
6. Bila memasak daging ayam dengan menggunakan oven,
ikuti petunjuk panelnya. Usahakan suhu oven berada di
atas 160oC. Memasak dengan oven memerlukan waktu yang
lebih lama, yaitu sekitar 60 menit, karena pemanasan
dengan oven berjalan lebih lambat.

Gejala flu burung
Seperti penyakit flu lainnya, gejala awal flu burung
yang timbul adalah suhu tubuh naik lebih dari 38oC,
badan terasa pegel linu, pusing, batuk-batuk,
tenggorokan sakit, badan lemas dan hidung berlendir.
Tanda-tanda lainnya adalah kondisi penderita flu
burung yang tidak kunjung membaik, malah sebaliknya.
Dalam waktu singkat penyakit ini akan menjadi lebih
berat berupa peradangan paru-paru (pneumonia). Jika
tidak ditangani secara tepat, penderita flu burung
akan mengalami koma dan berakhir dengan kematian.
Korban biasanya lebih banyak anak-anak dibandingkan
orang dewasa, ini karena daya tahan tubuh anak masih
lemah sehingga rentan terhadap serangan virus.

Penularan
Avian influenza menular dengan beragam cara.
Kebanyakan kasus flu burung diderita oleh mereka yang
pernah kontak langsung dengan unggas. Penularan bisa
dari liur (salvia), kotoran (feses) atau mengonsumsi
daging unggas yang tidak diolah secara benar. Masa
inkubasinya bervariasi, antara 1-7 hari. Virus ini
juga mampu bertahan hidup cukup lama. Bahkan pada
kotoran dan jaringan tubuh unggas yang sudah mati
sekalipun. Pada kisaran suhu 22oC, Avian influenza
bisa bertahan hidup dalam air selama empat hari,
sedangkan pada suhu 0oC, kemampuan bertahan hidupnya
mencapai satu bulan. Waspadai penularan lewat udara,
virus yang berasal dari kotoran ayam dan burung yang
mengering dapat terhirup oleh nafas kita.

Pencegahan & Pengobatan
Pencegahan flu burung bisa dilakukan dengan beberapa
cara, seperti menghindari peternakan unggas atau
tempat pemotongannya, meghindari kontak langsung
dengan unggas, selalu mencuci tangan dengan sabun
setelah kontak dengan unggas, dan jangan lupa gunakan
masker pelindung jika berkunjung ke daerah peternakan
yang positif terjangkit flu burung. Terapkan pola
hidup sehat, istirahat yang cukup, serta konsumsi
makanan bergizi agar daya tahan tubuh meningkat.
Segera periksakan diri ke dokter ketika terserang flu
dan tak kunjung sembuh selama 3 hari.

Untuk memastikan seseorang terjangkit flu burung
diperlukan waktu yang cukup lama. Serangkaian
pemeriksaan harus dijalani. Antara lain dengan
pemeriksaan serologik untuk melihat terbentuknya
antibodi dalam darah yang dilanjutkan dengan isolasi
virus dengan mengambil sampel cairan dari saluran
napas (trakea). Rangkaian pemeriksaan ini memakan
waktu lebih dari dua minggu. Lakukan perawatan yang
baik dengan cara memberikan makanan bergizi tinggi,
terutama tinggi kandungan vitamin C karena berfungsi
menjaga dan memelihara ketahanan tubuh. Dengan makanan
yang berkualitas, daya imun tubuh diharapkan meningkat
dan tubuh secara alami akan memerangi virus ini.
Oseltamivir adalah anti virus yang digunakan untuk
mengobati flu burung. Penggunaannya tentu saja dengan
pengawasan dokter. BUDI SUTOMO